KPU Cilegon Rekrut Tiga PPK Tiap Kecamatan

CILEGON, (KB).- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Cilegon mulai melakukan penerimaan Petugas Pemilihan Kecamatan (PPK). Namun, KPU hanya merekrut tiga orang anggota, tidak seperti pada pemilu sebelumnya sebanyak lima orang. Padahal agenda pemilu di 2019 cukup padat, mengingat Pemilu legislatif (Pileg) dan Pemilu Presiden akan dilaksanakan secara serentak.

Komisioner Bidang Teknis KPU Cilegon Irfan Alfi mengatakan, hal tersebut merupakan tantangan yang harus dihadapi KPU Cilegon. “Kami harus betul-betul merekrut PPK yang berintegritas, mau bekerja keras juga bekerja cerdas. Sebab, dengan jumlah hanya tiga anggota, mereka dipastikan harus bekerja keras dan juga cekatan,” ujarnya saat ditemui di Kantor KPU Kota Cilegon, Rabu (24/1/2018).

Menurut dia, guna mendapatkan petugas berintegritas, sejumlah persyaratan akan dilampirkan dengan harapan muncul calon anggota PPK berkualitas. Sehingga tugas dan tanggung jawab PPK bisa dijalankan dengan baik meskipun dengan jumlah personel tiga orang. “Untuk menjamin pihak yang terekrut memiliki kualitas baik, maka mereka harus memenuhi sejumlah persyaratan,” ucapnya.

Salah satu persyaratan yang harus dipenuhi, di antaranya bukan merupakan anggota partai politik. Selain itu, tidak pernah menjadi PPK selama dua periode pemilu. “Kami harus memastikan jika para pelamar nanti bukanlah anggota parpol. Ini agar PPK netral dan independen,” tuturnya.

Terkait perekrutan, pihaknya mulai melakukan penerimaan pendaftaran, Kamis (25/1/2018). Pendaftaran tersebut akan dilakukan hingga Rabu (31/1/2018). “Pengumuman pendaftaran calon sudah kami lakukan melalui media massa, website, papan pengumuman kantor, dan lain-lain. Nah Kamis (25/1/2018) ini, mereka sudah bisa mendaftar,” tuturnya.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, jadwal pembentukan PPK telah dimulai sejak 22 Januari. Dimana KPU Cilegon mengumumkan dibukanya perekrutan PPK melalui media massa.
Dilanjut dengan penerimaan pendaftaran di KPU Cilegon mulai 25 hingga 31 Januari.

Kemudian KPU Cilegon melanjutkan agenda dengan melakukan penelitian administrasi berkas pendaftaran selama tiga hari mulai 1 Februari. “Pengumuman hasil penelitian sendiri akan kami lakukan 4 – 5 Februari. Kami juga akan meminta masukan dan tanggapan masyarakat terhadap seleksi ini di 4 hingga 10 Februari,” ucap Irfan.

Sementara itu, Ketua KPU Kota Cilegon Fathullah Hasyim mengatakan, akumulasi penilaian akan menjadi dasar dari keputusan pihaknya meloloskan para pendaftar. KPU Cilegon pun akan memberikan tes tertulis dan wawancara. “Untuk agenda tes tertulis dan wawancara, itu masih kami persiapkan. Tapi untuk tahapan pendaftaran, itu sudah siap dilaksanakan,” katanya.

Perekrutan PPK ini, tutur dia, menjadi prioritas pihaknya. Karena mereka sangat membutuhkan personel yang berkualitas baik dalam konteks integritas. “Ini sedang menjadi fokus kami, agar siapa pun yang lolos dipastikan orang-orang terbaik. Terlebih, orang tersebut harus memiliki keahlian manajerial yang bagus. Sebab, fungsi mereka di tingkat kecamatan memanglah manajerialnya,” katanya.

Dalam perekrutan ini, pihaknya akan dibantu oleh Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Cilegon. Dimana Panwaslu akan ikut serta dalam memantau perekrutan PPK. “Panwaslu memiliki program pengawasan melekat. Artinya, pengawasan tidak dilakukan dari luar, tapi ikut pula di dalam prosesnya,” ucap Fathullah. (AH)***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here