KPK Ingatkan ASN Pemkab Serang Soal Gratifikasi

SERANG, (KB).- Ketua Tim Koordinasi dan Supervisi Pencegahan Korupsi (Korsupgah) KPK Tri Budi Rochmanto menegaskan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Pemkab Serang bahwa gratifikasi dan korupsi adalah sama. Hal itu diungkapkan saat melakukan monitoring dan evaluasi (monev) kepada OPD di lingkungan Pemkab Serang, Rabu (18/7/2018).

Monev tersebut dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Serang Tubagus Entus Mahmud Sahiri di ruang Tb Syamun. Hadir pada kesempatan itu seluruh kepala dan perwakilan OPD.

“Kita harus ingatkan lagi soal gratifikasi, enggak mesti kepalanya saja. Disini ada 10 ribu ASN mereka juga harus paham soal gratifikasi,” ujar Ketua Tim Koordinasi dan Supervisi Pencegahan Korupsi (Korsupgah) KPK Tri Budi Rochmanto.

Tri menuturkan, saat ini mulai ada pemahanan yang keliru bahwa suap dan gratifikasi bukan merupakan korupsi. Sebab keduanya tidak menggunakan uang negara.

Namun, kata Tri entah itu menggunakan uang negara atau swasta gratifikasi maupun suap tetap bagian dari korupsi. “Sama saja mau pakai uang pribadi atau negara juga,” katanya.

Ia mengatakan, jangan sampai ada ASN yang menerima suap dan gratifikasi hanya karena ketidak tahuannya. Oleh karena itu, pihaknya akan mengapresiasiasi jika program sosialisasi terkait gratifikasi tersebut berjalan. “Sayang karena kalau tidak tahu terus terima suap dan gratifikasi,” ucapnya.

Ia mengatakan, diharapkan semua OPD mulai bisa membuat menajemen risiko dan memiliki gambaran terhadap program dan posisinya. “Tapi jangan yang sifatnya biasa, jadi harus ada mitigasinya,” katanya. (DN)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here