Rabu, 21 November 2018
Pemkot Tangerang meraih penghargaan smart city dari pihak Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia untuk aplikasi e-Plesiran yang ada di aplikasi Tangerang LIVE.*

Kota Tangerang Raih Penghargaan Smart City 2017

TANGERANG, (KB).- Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang kembali meraih penghargaan Smart City 2017 dari pihak Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia untuk aplikasi e-Plesiran yang ada di aplikasi Tangerang LIVE. Penghargaan tersebut diberikan Kepala Kantor Staf Kepresidenan, Teten Masduki kepada Sekretaris Daerah Kota Tangerang, Dadi budaeri dalam acara Seminar & Penghargaan Menuju 100 Smart City 2017 di Jakarta, Kamis (16/11/2017).

Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah menyatakan, daerah tersebut termasuk dalam 24 kota/kabupaten yang terpilih di tahap pertama Gerakan Menuju 100 Smart City yang dicanangkan di Kota Makassar pada 2016 dan telah berhasil menyusun smart city masterpan. “Di dalam smart city masterpan terdapat berbagai program yang memanfaatkan teknologi untuk menjawab berbagai tantangan dan peluang sampai 10 tahun ke depan,” katanya.

Gerakan menuju 100 smart city tersebut merupakan program bersama antara pihak Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kemendagri, Kemen PUPR, Bappenas, dan Kantor Staf Kepresidenan dengan tujuan pemda dapat memaksimalkan pemanfaatan teknologi dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. “Kota Tangerang punya aplikasi Tangerang LIVE, yang bisa disebut one stop application, karena di dalamnya ada berbagai aplikasi yang bisa digunakan masyarakat untuk berbagai kebutuhan,” ujarnya.

Tak sampai di situ, dalam acara yang dibuka langsung Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara, dia menyampaikan dalam menuju smart city, pemkot terus melakukan berbagai perkembangan terhadap aplikasi Tangerang LIVE. “Pada 2017 ini kami sebutnya Tangerang LIVE 2.0 dan pada tahun depan kami naik ke 3.0 dan nanti kami pakai sistem geospasial, supaya lebih detail pendataannya,” ucapnya.

Ia menawarkan kepada seluruh tamu undangan yang hadir jika ingin mengadopsi seluruh aplikasi yang dimiliki Pemkot Tangerang untuk dapat digunakan di daerahnya masing-masing. “Silakan kalau ada dari daerah lain yang mau pakai aplikasi milik Kota Tangerang, kami dengan senang hati untuk berbagi supaya bisa bersama sama mencapai smart city di Indonesia,” tuturnya. (DA)***


Sekilas Info

Gunakan Paspor Palsu, Empat WN Nigeria Dibekuk Imigrasi Bandara Soetta

TANGERANG, (KB).-¬†Petugas Imigrasi Kelas I Khusus Soekarno-Hatta (Soetta) mengamankan 3 warga negara (WN) Nigeria di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *