Jumat, 22 Februari 2019

Kota Tangerang Hapus Denda PBB Perkotaan dan Pedesaan

Menyambut Hari Jadi ke-26 Kota Tangerang yang jatuh pada Kamis (28/2/2019), Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menghapuskan sanksi administratif (denda) pajak bumi dan bangunan (PBB) perkotaan dan pedesaaan (P2) bagi warga Kota Tangerang.

“Khusus di ulang tahun kali ini, kami punya program penghapusan denda atau sanksi administratif bagi wajib pajak yang menunggak PBB,” kata Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Herman Suwarman saat dikonfirmasi, Rabu (6/2/2019).

Menurut dia, penghapusan denda administratif tersebut, berlaku dari Jumat (1/2/2018) hingga Ahad (31/3/2019). Penghapusan denda tersebut, lanjut dia, diharapkan juga dapat menggenjot pendapatan Kota Tangerang dari sektor PBB.

“Kami berharap, ini bisa merangsang masyarakat untuk sadar membayar pajak khususnya PBB. Dengan membayar pajak berarti kita telah berkontribusi langsung dalam pembangunan Kota Tangerang,” ujarnya.

Ia menuturkan, bahwa pendapatan daerah dari sektor pajak khususnya PBB terus mengalami kenaikan dari tahun ke tahun.

“Tahun lalu, ditargetkan Rp 371 miliar alhamdulillah bisa terealisir Rp 392 miliar lebih dan di tahun 2019 ini targetnya Rp 425 miliar. Mudah-mudahan dengan adanya program penghapusan administrasi pajak ini target tersebut, bisa terpenuhi atau bahkan terlampaui,” ucapnya.

Untuk menggenjot pendapatan daerah dari sektor PBB, lanjut dia, Pemkot Tangerang juga sudah bekerja sama dengan BJB, Alfamart, Indomaret, dan Kantor Pos.

“Jadi, masyarakat tidak harus datang ke kantor kami, bisa langsung bayar pajak di BJB atau di Alfamart, Indomaret, dan Kantor Pos terdekat,” tuturnya.

Terpisah, Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin mengajak seluruh pegawai untuk ikut berpartisipasi menyambut hari jadi kota dan mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam seluruh agenda rangkaian kegiatan HUT Kota Tangerang.

“Sudah pada pasang bendera merah putih belum di rumahnya? Ayo kita ikut berpartisipasi memeriahkan hari lahir kota kita tercinta,” katanya.

Selain mengajak memeriahkan acara HUT Kota Tangerang, dia menyinggung terkait kehadiran pegawai pada saat apel pagi. Ia memerintahkan para kepala OPD untuk memantau dan memberikan sanksi tegas kepada para pegawai yang melanggar aturan kedisiplinan.

Ia menjelaskan, kedisiplinan pegawai, adalah hal utama yang dapat membuat kerja dan pelayanan semakin baik. “Jika tak disiplin, maka akan membuat masalah nantinya. Sebab, pelayanan dimulai dari kedisplinan sebagai contoh,” ujarnya.

Sebagai rangkaian HUT Kota Tangerang pada Kamis (28/2/2019) nanti, Pemkot Tangerang telah membuat sejumlah program kegiatan mulai dari Tangerang Bersedekah, Fun Bike, dan beberapa program lainnya yang dilaksanakan di setiap wilayah. Pemkot Tangerang juga telah membagikan 8.982 paket sembako yang dihimpun dari 4.481 pegawai untuk diberikan kepada masyarakat tak mampu dalam program Tangerang Bersedekah. (Dewi Agustini)*


Sekilas Info

Pemuka Agama Tangsel Tolak Kampanye di Rumah Ibadah

TANGERANG, (KB).- Para pemuka agama di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menolak kampanye politik di rumah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *