Kota Serang Juru Kunci MTQ Banten 2019, Pengurus LPTQ Akan Dirombak

SERANG, (KB).- Wali Kota Serang Syafrudin akan mengevaluasi capaian Kota Serang dalam ajang lomba Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XVI Provinsi Banten di Kota Tangerang pada 25-29 Maret 2019.

Salah satunya mengubah kepengurusan Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kota Serang. “Evaluasinya selain peserta harus bagus, kemudian juga pengurus LPTQ harus kami ubah tentunya,” kata Syafrudin, Ahad (31/3/2019).

Menurut Syafrudin, peserta MTQ dari Kota Serang tidak berkualitas karena kurang persiapan dan terkesan terburu-buru. “Kendalanya itu dari peserta kami, tidak ada yang berkualitas. Karena bagaimanapun juga kalau mau meraih juara umum, ya pesertanya harus berkualitas,” ujarnya.

Ia mengatakan, akan mencari bibit-bibit berkualitas qari dan qariah untuk persiapan MTQ tahun depan. “Oleh karena itu, kami nanti akan mencari bibit-bibit dan juga pembinaan mulai dari sekarang ini. Kalau tidak berkualitas ya sama saja tidak bisa dan tidak akan meraih juara umum,” ucapnya.

Ia mengatakan, hasil MTQ tersebut menjadi pengalaman pahit bagi Kota Serang. Meski begitu, ia berharap Kota Serang dapat memetik pengalaman berharga dari ajang tersebut. “Anggap saja sekarang ini adalah pengalaman pahit. Insya Allah tahun berikutnya pengalaman pahit ini bisa menjadi pengalaman yang manis dan Kota Serang bisa meraih juara umum,” tuturnya.

Sudah maksimal

Sementara, Sekda Kota Serang Tb. Urib Henus mengatakan, pemkot sudah berupaya semaksimal mungkin dalam perhelatan MTQ XVI Provinsi Banten meskipun hasil Kota Serang berada di posisi paling buncit.

Menurutnya, dalam setiap perlombaan selalu ada kalah dan menang. Meskipun tidak bisa meraih target yang diharapkan, pihaknya harus tetap menerima. “Menang kalah kan biasa dalam perlombaan. Kalau saya sebagai Sekda melihat sudah sangat maksimal upaya kami, support. Tapi mungkin dewi fortuna tidak berpihak ke kami,” kata Urip.

Ia mengatakan, dengan hasil tersebut tentu akan ada evaluasi yang dilakukan. Tetapi, hasil evaluasi harus betul-betul dilaksanakan agar lebih baik dari tahun selanjutnya. “Setiap ada kegiatan ada evaluasi, cuma kan evalusinya ditindaklanjuti enggak dengan baik. Sekarang evaluasi, kemudian karena banyak kegiatan lupa lagi, tidak lagi ditindaklanjuti misalnya,” ucapnya.

Baca Juga: Kota Tangsel Juara Umum MTQ Provinsi Banten 2019

Asisten Daerah (Asda) II Kota Serang Poppy Nopriadi menuturkan, semua kafilah sudah menampilkan yang terbaik dalam MTQ tersebut. Meskipun hasilnya menjadi juru kunci, ia berharap Kota Serang yang memiliki julukan sebagai Kota Madani itu bisa lebih baik pada perhelatan MTQ selanjutnya.

“Persiapan sudah maksimal, sudah beberapa bulan. Ya namanya juga perlombaan tidak mungkin menang semua pasti ada yang kalah, kami juga pernah berada pada posisi lebih baik,” tuturnya.

Ia menuturkan, hasil tersebut hanya karena faktor ketidakberuntungan saja. Padahal, beberapa kafilah menembus sampai final tapi akhirnya kalah. “Kekurangannya faktor keberuntungan saja, kita kan kemarin juga ada tujuh orang yang masuk final tapi enggak semuanya meraihnya,” katanya.

Selanjutnya, kata dia, akan ada evaluasi secara keseluruhan dalam mempersiapkan MTQ selanjutnya. Ia berharap dengan evaluasi itu bisa memperbaiki peringkat Kota Serang. “Semuanya kami evaluasi, mana yang perlu ditingkatkan mana yang perlu dibenahi segala macam. Nanti kan laporan masing-masing pembina nanti kami evaluasi,” ujarnya.

Diketahui, pada MTQ XVI tingkat Provinsi Banten yang diselenggarakan di Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan mempertahankan gelar juara umum dengan raihan 149 poin. Sementara itu Ibu Kota Provinsi Banten menjadi juru kunci atau peringkat terakhir dengan raihan 8 poin. (Masykur/Rizki Putri/RI)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here