Kota Serang Jadi Zona Oranye Covid-19, Ini yang Harus Diperhatikan!

SERANG, (KB).- Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Banten memperbaharui kondisi penyebaran Covid-19 di Banten. Kota Serang yang semula zona kuning kini berubah menjadi zona oranye. Perubahan zona ini menyusul tren kasus di Kota Serang meningkat dan sudah mulai terjadi adanya transmisi lokal.

Berdasarkan data infocorona.bantenprov.go.id per 29 Mei 2020 pukul 20.35 WIB, jumlah kasus positif Covid-19 di Kota Serang mencapai 11 kasus. Dari 11 kasus ini 6 di antaranya sembuh, 4 masih dirawat dan 1 meninggal dunia.

Sedangkan untuk pasien dalam pengawasan (PDP) 37 orang dan orang dalam pemantauan (ODP) 338 orang.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Banten Ati Pramudji H mengatakan, dengan zona oranye itu Kota Serang diharapkan bisa memberlakukan protokol kesehatan lebih disiplin dalam segala aktivitas.

Tujuannya untuk mencegah terjadinya transmisi lokal yang lebih luas dan mempercepat tren peningkatan kasus.

“Harus lebih mendisiplinkan dalam menggunakan protokol kesehatan dalam setiap aktivitas kegiatan,” katanya, Jumat (29/5/2020).

Meski begitu, dirinya tak menjelaskan apakah dengan zona oranye tersebut Kota Serang perlu menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Untuk menerapkan PSBB ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi. Pertama, sebaran kasus yang mulai meluas. Kedua, adanya transmisi lokal. Ketiga, tren kasus yang mengalami peningkatan.

“Untuk kebijakan new normal dan perpanjangan PSBB akan disampaikan langsung oleh Gubernur (Banten) sebagai Ketua Gugus Tugas Covid-19 di Provinsi Banten,” ucap Ati. (SN)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here