Konsumsi Meningkat, Permintaan Elpiji Melonjak

Ramadan memang fenomena tersendiri. Ketika sebagian besar masyarakat berpuasa dengan konsekuensi konsumsi makanan berkurang, justru permintaan bahan pangan melonjak. Namun di sisi lain ada juga segi ekonomi yang menopang berlangsungnya bulan ibadah tersebut. Fenomena menariknya tingkat konsumsi masyarakat justru sering kali lebih tinggi dibandingkan bulan-bulan lain.

Salah satunya adalah konsumsi elpiji, memasuki bulan Ramadan. Di Kota Serang, peningkatan konsumsi elpiji terlihat dari permintaan yang melonjak hingga 50 persen.

“Memang sudah tradisi Ramadan sampai lebaran, konsumsi masyarakat meningkat. Ini diikuti dengan bahan bakar elpiji, yang juga melonjak,” kata pemilik PT Mulus Tulus, salah satu agen elpiji terbesar di Kota Serang, Hayati Nufus kepada Kabar Banten, Jumat (10/5/2019).

Salah satu fenomena menarik setiap memasuki bulan Ramadan adalah bergairahnya perekonomian rakyat, terutama usaha mikro, kecil dan menengah. Di beberapa sudut Kota Serang, tak terhitung titik munculnya pasar kaget, pasar atau Bazar Ramadan yang menjadikan bulan puasa setiap tahun punya nuansa tersendiri.

Ramadan bisa disebut adalah bulannya usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Tidak terhitung jumlah pelaku usaha yang menyediakan makanan khas, minuman, aneka kue tradisional, ang memberikan “warna” sendiri setiap datangnya bulan suci ini setiap tahun.

Boleh dibilang pada bulan Ramadan dan lebaran merupakan puncak panen bagi para pelaku usaha sektor UMKM, karena produknya banyak terserap di bulan berkah ini.

“Bisa jadi, pedagang musiman yang menyuguhkan menu buka puasa atau makanan khas Ramadan yang bermunculan, salah satu bagian yang mendongkrak permintaan atau pemakaian elpiji meningkat,” ucap Hayati.

Dia mengatakan, kenaikan permintaan elpiji terjadi pada semua ukuran. Terutama ukuran 5,5 kilogram atau “bright gas”. Elpiji nonsubsidi ini, kata dia, merupakan salah satu produk terbaru yang kini mulai merebak di masayrakat, terutama pelaku UMKM.

Lebih lanjut, dia mengatakan, Bright Gas dalam tabung 5,5 kg dan 12 kg memiliki beberapa keunggulan dibandingkan elpiji biasa.Salah satunya, dua kali lebih aman dari pada tabung elpiji biasa.

Selain itu, Bright Gas juga sudah dilengkapi dengan segel hologram, sehingga isinya lebih terjamin dan konsumen bisa langsung mengetahui apakah tabung elpiji tersebut asli atau tidak. “Harganya juga terjangkau, bahkan lebih efisien dibandingkan 3 kilogram,” ucapnya. (Yadi Jayasantika)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here