Minggu, 24 Juni 2018

Konsultasi Syariah: Sedang Puasa Tapi Memakai Obat Tetes Mata

Pertanyaan:

Assalamu’alaikum. Bagaimana hukumnya, sedang puasa tapi menggunakan obat tetes mata? Demikian, terima kasih atas jawabannya. 087871010xx

Jawab:

Wa’alaikum salam warohmatullah wa barokatuh.

Berdasarkan hal-hal yang membatalkan puasa dalam Kitab Fathul Qarib misalnya, dinyatakan bahwa yang membatalkan puasa salah satunya adalah terdapat kesengajaan memasukkan makanan atau minuman ke dalam rongga terbuka (mulut, hidung, telinga dan lainnya) yang tembus ke bagian tubuh, terutama tembus ke rongga perut.

Disebutkan juga memasukkan obat ke dalam lobang kemaluan dan dubur membatalkan puasa, tetapi tidak termasuk memasukkan sesuatu ke mata sebagai hal yang membatalkan puasa.

Namun dari berbagai kajian fiqh kontemporer, terdapat dua pandangan utama terhadap hal ini yang keduanya berkaitan dengan apakah obat tetes mata bisa menembus rongga perut atau tidak.

Pandangan yang menyatakan bahwa obat tetes mata bisa membatalkan tentu menyakini bahwa tetesan obat bisa mencapai rongga perut, karena mata diketahui memiliki jaringan yang bisa tembus ke jaringan tenggorokan.

Pendapat kedua yang menyatakan tidak membatalkan. Mereka berpendapat bahwa obat tetes mata yang hanya sedikit, tidak mempengaruhi dan tidak mencapai rongga perut.

Mata juga dianggap bukan saluran untuk makanan, terlebih obat tetes mata mudah terserap oleh jaringan mata. Jumlah tetesannya dianggap hal yang dispense (dimaafkan), karena jumlahnya sangat sedikit sehingga tidak menembus hingga rongga perut seperti halnya berkumur saat puasa.*

kabar-banten.com membuka Konsultasi Syariah, diasuh oleh Dr. Efi Syarifudin, Dosen UIN “SMHB”. Pembaca yang ingin konsultasi, silahkan kirim ke nomor WA 0853-2067-5528.


Sekilas Info

Dana Parpol Segera Cair

SERANG, (KB).- Bantuan dana partai politik (parpol) sudah bisa dicairkan pada Juli 2018. Parpol peraih kursi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *