Komputer Bermasalah, Tes CASN tak Sesuai Jadwal

SERANG, (KB).- Hari pertama pelaksanaan tes seleksi kompetensi dasar (SKD) penerimaan calon aparatur sipil negara (CASN) Kabupaten Serang menggunakan sistem computer assisted test (CAT) kurang berjalan optimal. Hal tersebut, karena dari 200 komputer yang disediakan hanya 75 komputer yang bisa digunakan. Akibatnya, pelaksanaan tes yang digelar di Hotel Puri Kayana, Kota Serang, Senin (29/10/2018) tidak sesuai jadwal.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Kabar Banten, pelaksanaan tes awalnya dilaksanakan dalam lima sesi per hari, masing-masing sesi 200 orang. Tetapi, karena ada permasalahan dengan komputer, jadwal tes juga berubah, di mana dalam satu sesi hanya 70-75 orang.

Akibatnya, sesi pertama yang harusnya dimulai sekitar pukul 08.00 WIB tersebut dengan waktu 90 menit baru bisa diselesaikan sekitar pukul 14.00 WIB. Di mana sesi satu tersebut yang jumlahnya 200 orang dipecah menjadi tiga sesi. Sehingga, secara otomatis menggeser jadwal tes untuk sesi 3-5 yang kemudian dialihkan ke hari lain.

Jalanya tes juga tidak begitu lancar. Sebab, pada saat sesi kedua di hari itu aliran listrik sempat terputus. Akibatnya, server CAT terputus beberapa saat dan membuat panik peserta ujian. Namun, kemudian selang beberapa menit listrik kembali menyala dan tes kembali dilanjutkan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Serang, Tubagus Entus Mahmud Sahiri mengatakan, hal tersebut persoalannya ada di vendor yang menyiapkan komputer.

“Tetapi itu hanya menyesuaiakan antara sistem yang vendor miliki dengan sistem yang ada di BKN, nah separuhnya itu belum selesai di-setting. Insya Allah besok dan seterusnya sudah selesai semua, jadi setiap hari itu komputer 200 unit sudah bisa digunakan semua, memang hari ini di sesi pertama hanya ada 75 yang sudah siap,” katanya saat meninjau pelaksanaan tes CASN.

Persoalan tersebut, menurut dia, tidak hanya terjadi di Kabupaten Serang, tetapi di daerah lain juga. “Kami tahu hal ini juga terjadi di daerah lain, seperti di Jogja dan lainnya, tapi yang jelas ini, adalah satu kelemahan yang ada yang harus segera diperbaiki dan kami dari panitia daerah berharap, besok dan seterusnya sudah siap secara keseluruhan,” ujarnya.

Akibat belum siapnya komputer yang disediakan tersebut, pelaksanaan SKD yang dilakukan dengan sistem CAT dimungkinkan berlangsung hingga larut malam. Namun, ujar dia, jika waktunya tidak cukup akan diberikan waktu tambahan pada hari berikutnya.

“Jadi, yang jelas semua pendaftar yang sudah memenuhi syarat di Kabupaten Serang itu akan memperoleh hak mereka mengikuti seleksi, hanya soal waktu, kami sesuaikan dengan panitia pusat dan sarana prasarana yang ada,” ucapnya.

Terkait kuota yang didapatkan Kabupaten Serang, tutur dia, sebanyak 422 formasi. Sementara, saat dibuka pendaftaran ada sebanyak 12.040 orang, namun dari jumlah tersebut, yang memenuhi syarat ada sebanyak 9.994 orang.

“Jadi, ini angka pelamar terbesar yang ada di Provinsi Banten, dengan demikian posisi ASN di Kabupaten Serang ini ternyata diminati oleh banyak orang, nah ini sebagai motivasi untuk yang sudah menjadi ASN di Kabupaten Serang, supaya bekerja lebih baik lagi, kinerjanya ditingkatkan lagi, karena di luar sana sangat banyak yang berminat menjadi ASN di Kabupaten Serang,” katanya.

Untuk pelaksanaan tes tersbeut, ujar dia, panitia di daerah sama sekali tidak ada intervensi. Daerah hanya memfasilitasi tempat saja.

“Kami harapkan dengan seleksi seperti ini bisa menciptakan CASN yang berkualitas, mempunyai kompetensi yang dibutuhkan oleh pemda, karena ini sepenuhnya sangat bergantung dari kemampuan mereka dalam menjawab soal, baik soal yang bersifat kompetensi dasar dan bidang,” ujarnya.

Ia menuturkan, bagi peserta yang berhalangan hadir dalam pelaksanaan tes hari pertama karena sakit, segera melapor ke panitia, agar diupayakan untuk diikutsertakan di tes hari berikutnya. (DN)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here