Rabu, 26 September 2018

Komisi VIII Dorong Percepatan Asrama Haji Provinsi Banten

SERANG, (KB).- Komisi VIII DPR mendorong percepatan pembangunan asrama haji di Provinsi Banten, mengingat kuota haji di Banten terus meningkat hingga mencapai hampir 10.000 orang setiap tahunnya. ”Kami mendorong agar pembangunan asrama haji di Banten bisa segera diwujudkan. Karena kuota haji di Banten selama ini 10.000,” kata Ketua Komisi VIII DPR RI M Ali Taher di Serang, Kamis (15/2/2018).

Ia mengatakan hal itu usai memimpin pertemuan antara rombongan Komisi VIII DPR dengan Gubernur Banten Wahidin Halim, dalam rangka kunjungan kerja ke Provinsi Banten, di Pendopo Gubernur Banten di Serang. Ia mengatakan, Komisi VIII mendorong agar pembangunan asrama haji di Banten segera direalisasikan dalam waktu satu atau dua tahun ke depan.

Oleh karena itu, pihaknya segera mengomunikasikan kembali rencana tersebut dengan Kementerian Agama.”Dalam waktu dekat kami akan datang lagi ke Banten untuk memastikan ketersediaan tanah untuk asrama haji itu,” kata Ali. Menurut dia, selama ini yang menjadi kendala terkait asrama haji tersebut adalah persoalan tanah yang harus disediakan pemerintah daerah.

Sedangkan untuk proses pembangunan fisiknya tidak ada persoalan karena sudah dikomunikasikan dengan Kementerian Agama. “Anggaran untuk pembangunannya di Kementerian Agama. Kami belum tahu berapa-berapa-nya,” ujar anggota DPR dari Fraksi PAN tersebut didampingi sejumlah anggota Komisi VIII DPR.

Ia mengatakan, dalam kunjungan kerja ke Provinsi Banten tersebut, Komisi VIII DPR banyak menerima berbagai masukan dan saran untuk ditindaklanjuti oleh DPR di antaranya selain asrama haji, dari sisi program keagamaan adalah mengenai ribuan pondok pesantren di Banten yang belum dibina secara baik karena kekurangan anggaran.

Selain itu, kata dia, perlu adanya peningkatan peran Kantor Urusan Agama (KUA) baik secara kelembagaan dan SDM serta sedang melakukan penjajakan untuk pembangunan Sekolah Tinggi Agama Islam di Banten Selatan.”Kami juga tadi menyerahkan anggaran sekitar Rp 2,2 miliar untuk meminimalisasi kejahatan terhadap perempuan dan anak,” ucap Ali.

Sementara itu Kepala Kanwil Kemenag Banten Bazari Syam berharap asrama haji di Provinsi Banten segera dibangun dalam waktu dekat. Namun demikian, yang masih menjadi persoalan saat ini mengenai ketersediaan lahan untuk asrama haji tersebut yang harus disiapkan pemerintah daerah.”Kita inginnya tahun 2019 sudah ada, sudah dibangun. Tapi kan harus tanahnya dulu ada,” tutur Bazari Syam.

Oleh karena itu, kata dia, pada 2018 diusahakan tahan tersebut sudah disiapkan oleh pemerintah daerah, sehingga pada 2019 jika tanahnya sudah ada, bisa langsung dibangun.”Prinsipnya kita ingin membangun asrama haji di tanah milik Kementerian Agama. Sebenarnya enam atau lima hektare juga tidak ada masalah. Tanah sih banyak, masalahnya mau nggak dihibahkan ke Kementerian Agama. Kalau anggaran untuk fisik, tidak masalah,” katanya. (SJ/Ant)***


Sekilas Info

Hari Ini, Pendaftaran CASN Secara Online Dibuka

SERANG, (KB).- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten memastikan tahap pendaftaran calon aparatur sipil negara (CASN) dibuka mulai …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *