Komisi I Awasi Pilkades Serentak di Kabupaten Serang

SERANG, (KB).- Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Serang akan mengawasi persiapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2019 di Kabupaten Serang. Pengawasan tersebut, di antaranya terkait anggaran pilkades dan para calon incumbent atau petahana.

Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Serang Aep Syaefulloh menjelaskan, usai ditetapkannya komposisi baru di Komisi I DPRD Kabupaten Serang, pihaknya fokus mengawasi persiapan menjelang Pilkades 2019. Sebab, pelaksanaan pilkades akan segera dilaksanakan pada November 2019. Apalagi hingga saat ini dana pilkades belum juga turun.

“Saat ini kami fokus untuk mengawasi persiapan jelang pilkades. Salah satunya terkait dana pilkades yang belum juga turun,” katanya.

Menurut dia, seharusnya dana tersebut dicairkan lebih awal untuk kebutuhan operasional kepanitiaan. Belum cairnya anggaran tersebut dinilai menghambat dalam proses pelaksanaan pilkades tahun ini.

“Dalam waktu dekat, kami akan mengunjungi DPMD menanyakan terkait tahapan untuk pelaksanaannya sudah sejauh mana dan kapan dana dicairkan,” ujarnya.

Selain itu, ucap anggota Komisi I DPRD Kabupaten Serang Zaenal Abidin, pihaknya juga akan memantau patahana yang kembali mencalonkan diri. Sebab, dikhawatirkan mereka sebelumnya tidak benar-benar bekerja dengan baik atau lainnya. Pihaknya akan melakukan pengawasan ke Inspektorat Kabupaten Serang.

“Kami targetkan ke inspektorat, karena ada calon petahana akan mencalonkan kembali. Jadi, apakah mereka benar-benar clean dan apakah sudah ada rekom dari inspektorat atau belum,” ucapnya.

Sementara, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Serang Rudi Suhartanto menjelaskan, dana pilkades yang diperuntukkan kepada panitia desa akan segera dicairkan.

Adapun jumlahnya di atas Rp 500 juta untuk 150 desa. Pihaknya mengatakan, pencairan dana tersebut, belum terlambat dan masih ada cukup waktu untuk digunakan.

“Iya dana itu akan dicairkan. Kemungkinan besok (hari ini) akan turun uangnya. Jumlahnya sih di atas Rp 500 jutaan,” tuturnya kepada Kabar Banten, Selasa (8/10/2019).

Ia menuturkan, saat ini tahapan untuk pelaksanaan pilkades di Kabupaten Serang sudah masuk pada penetapan calon. Selain itu, juga ada persiapan untuk melakukan seleksi bakal calon bagi desa yang memiliki bakal calon lebih dari lima. Mereka akan mengikuti tes yang dilaksanakan panitia tingkat Kabupaten Serang.

“Kalau sekarang sudah masuk pada penetapan calon. Jadi, mereka diseleksi dulu, karena ada bakal calon di satu desa yang lebih dari lima. Harusnya kan satu desa itu maksimal lima orang,” katanya.

Nantinya, desa tersebut akan melaporkan kepada panitia kecamatan dan kabupaten. Lalu, mereka akan melaksanakan tes di Pendopo Kabupaten Serang. Sementara, untuk perpanjangan pendaftaran di Kabupaten Serang tidak dilaksanakan. Sebab, jumlah pendaftar semua desa memenuhi, bahkan ada yang lebih.

“Kalau perpanjangan pendaftaran tidak ada, karena kan pendaftar malah di atas lima jumlahnya. Ada yang sampai 15 orang pendaftar,” ujarnya. (TM)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here