Kini, Kota Serang Semakin Macet

PEMANDANGAN macet di jalanan Kota Serang kini bukan hal baru. Lain dulu lain sekarang. Agaknya, Kota Serang kini sudah menjelma menjadi kota macet. Hampir di setiap ruas jalan sejauh mata memandang kita akan menyaksikan kepadatan kendaraan merayap cukup panjang. Terlebih waktu pagi dan sore hari saat jam pulang atau pergi pekerja kantoran.

Kemacetan di Kota Madani tersebut seolah tak mengenal waktu. Sejumlah titik yang akrab dengan kemacetan yaitu Jalan Serang-Jakarta yakni arah Ciruas hingga Terminal Pakupatan, jalan protokol dari Terminal Pakupatan hingga Alun-alun Kota Serang, jalan arah ke Trondol dan Jalan Serang-Cilegon.

Menurut warga Ciwaktu, Sumur Pecung Kota Serang Risma, kemacetan tersebut disebabkan semakin banyaknya jumlah kendaraan yang melintas di Kota Serang. Kendaraan yang semakin bertambah setiap tahunnya itu tidak ditunjang oleh kapasitas jalan yang lebar. “Sekarang kendaraannya semakin banyak. Jalannya segitu-gitu aja. Mungkin harus ada pelebaran jalan,” katanya kepada Kabar Banten, Jumat (5/1/2018).

Warga lainnya asal Cimuncang Robi juga berpendapat serupa. Menurutnya, jumlah kendaraan semakin banyak, sedangkan ruas-ruas jalan di Kota Serang tidak mengalami pelebaran. Ditambah banyaknya kendaraan yang memarkirkan kendaraan di bahu-bahu jalan. “Kendaraannya banyak, tambah banyak kendaraan yang parkir di bahu jalan,” ucapnya. Selain itu, penataan jalan yakni pelebaran trotoar dan pembangunan taman yang menjadi pembatas jalur juga cukup memakan badan jalan hingga membuatnya menjadi semakin sempit.

”Pelebaran trotoar dan taman di tengah juga ngaruh mas,” ucapnya. Menurut Robi, pelebaran di jalan protokol tidak memungkinkan. Hal yang bisa dilakukan pemerintah ialah dengan menambah ruas-ruas jalan baru dan membuat rekayasa lalu lintas agar pengendara tidak menumpuk di satu ruas jalan saja. ”Kalau menurut saya, di sini tidak mungkin kalau pelebaran jalan, paling bangun jalan baru,” tuturnya. (Masykur/Job)***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here