Kinerja WH-Andika Belum Memuaskan, Suwaib Amirudin: Lapangan Kerja Jadi Isu Krusial

Suwaib Amirudin

SERANG, (KB).- Tingginya ketidakpuasaan masyarakat terhadap kinerja Wahidin Halim-Andika Hazrumy (WH-Andika) perlu menjadi acuan Pemprov Banten, dalam memprioritaskan penyediaan lapangan kerja. Sebab, lapangan kerja menjadi isu krusial yang paling banyak dikeluhkan masyarakat.

Hal itu dikatakan akademisi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Suwaib Amirudin, Senin (25/3/2019), ketika dimintai tanggapan tentang hasil survei DPD Partai Demokrat Banten bersama Voxpol Center yang menunjukkan kinerja WH-Andika yang belum memuaskan.

“Pak WH dan Pak Andika tentunya sudah banyak yang dilakukan, misalnya dari sisi pendidikan. Tetapi yang paling penting adalah lapangan pekerjaan, lapangan kerja menjadi pekerjaan rumah bagi pemprov. Mumpung ini masih awal pemerintahannya itu harus duduk bersama dengan pihak industri,” ujarnya.

Penyediaan lapangan kerja, menurut dia, seharusnya dilakukan dengan membangun kerja sama bersama pihak industri. Kerja sama itu untuk mempertegas agar industri memprioritaskan warga Banten sebagai tenaga kerja.

“Banten punya itu punya industri yang sangat besar. Kalau hitung dengan jumlah penduduk yang ada, sebenarnya Banten tidak ada pengangguran kalau memang Pemprov Banten itu melakukan kerja sama secara langsung dengan pihak industri,” ucapnya.

Selain lapangan pekerjaan, ada dua pekerjaan lain yang perlu diselesaikan oleh Pemprov Banten, yaitu menyediakan harga sembako murah dan infrastruktur. Merujuk hasil survei tersebut, ia melihat akses jalan yang perlu pembenahan berada di tingkat kecamatan. Sebab, infrastruktur penghubung antar kabupaten/kota sudah relatif membaik.

“Jalan itu juga menjadi prioritas yang utama karena Banten ini memiliki kawasan pertanian yang luas, perlu diperhatikan betul karena bagaimanapun juga komoditas pertanian arus disinkronisasikan dengan infrastruktur jalan,” tuturnya.

Namun demikian, ia menilai wajar masih banyak masyarakat yang belum puas terhadap kinerja WH-Andika. Sebab, WH-Andika belum lama memimpin Banten. “Memang pada awal kepemimpinannya, biasanya pemerintah lebih banyak mendahulukan program yang skala prioritas,” katanya.

Pj Sekda Banten Ino S Rawita menuturkan, hasil survei Voxpol Center yang dirilis DPD Demokrat Banten tersebut akan menjadi dasar untuk memacu seluruh organisasi perangkat daerah (OPD). Sehingga mereka lebih giat melaksanakan program yang diarahkan untuk kepentingan masyarakat.

“Dan akan kita pacu terus nilai kinerja pemprov menjadi BB atau A pada penilaian tahun yang akan datang. Ini kan berproses, ada tahapan, ada kegiatan, ada pelayanan yang dilakukan oleh OPD selaku pelayan masyarakat,” katanya. (SN)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here