Kinerja OPD tak Optimal, Dewan Dorong Pemkot Serang Segera ”Open Bidding”

SERANG, (KB).- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Serang mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Serang segera melaksanakan seleksi terbuka (open bidding) untuk jabatan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang kosong.

Terlebih, kekosongan tersebut di antaranya berada di OPD yang mengurusi kebutuhan dasar masyarakat seperti Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan.

“Pendidikan dan kesehatan itu salah satu pondasi pembangunan. Kami juga harapkan orang-orang yang mengikuti open bidding ini supaya betul-betul syaratnya dipenuhi,” kata Ketua Komisi I DPRD Kota Serang Uhen Juheni, Ahad (5/5/2019).

Menurut dia, dengan kekosongan kepala OPD itu, proses pembangunan di Kota Serang tidak akan berjalan maksimal jika hanya mengandalkan pelaksana tugas (Plt) dengan kewenangannya yang terbatas.

“Apabila masih dikosongkan atau plt, kebijakannya dan kewenangannya akan terbatas. Sehingga kalau wali kota baru ingin mengejar progres percepatan pembangunan, maka harus segera diisi kekosongan tersebut,” ucapnya.

Meski demikian, dia mengapresiasi proses rotasi dan mutasi pejabat yang dinilai berjalan transparan. Ia berhaarap, proses open bidding nantinya akan berjalan lebih baik lagi.

“Jangan sampai rotasi sudah berjalan bagus tapi open bidding tidak lebih bagus, karena OPD yang ditinggalkan OPD yang merupakan kebutuhan dasar pembangunan,” ujarnya.

Ia juga meminta pelaksanaan open bidding nanti membuka kesempatan seluas-luasnya agar diperoleh Sumber Daya Manusia (SDM) yang kompeten dan sesuai dengan kebutuhan OPD.

“Kan terukur nih kemampuan kita (internal pemkot) emang kurang, jangan memaksakan diri bahwa kebutuhan itu diisi oleh internal. Kalau memang SDM kita kurang berdasarkan evaluasi, kajian atau disebut analisis jabatan, dibuka secara umum se provinsi supaya daerah lain yang mempunyai potensi supaya bisa masuk di Kota Serang,” tuturnya.

Senada, anggota komisi I DPRD Kota Serang Mochamad Rus’an mengatakan, pengisian jabatan kepala OPD sangat penting segera dilaksanakan.

“Karena bagaimanapun juga roda pemerintahan dan pertanggungjawaban kepala OPD sangat penting. Kebijakan strategis dan tanggung jawab setiap kegiatan ada di kepala OPD terkait,” katanya.

Menurutnya, jika jabatan kepala OPD dibiarkan kosong dan hanya mengandalkan Plt, kinerja pada OPD tersebut tidak akan berjalan optimal dan berpengaruh terhadap Kinerja Pemkot Serang. “Jelas tidak akan maksimal. Kinerja OPD siapa yang tanggung jawab kalau kepala OPD-nya tidak ada,” ucapnya.

Namun, ia meyakin Wali Kota sebagai kepala daerah sudah memikirkan hal itu dan sedang mempersiapkan proses open bidding terhadap jabatan-jabatan kepala OPD yang masih kosong tersebut.

“Saya yakin kepala daerah segera mengisi kekosongan beberapa kepala OPD terkait, sesuai dengan mekanisme aturan yang berlaku dan profesionalisme,” ujarnya. (Masykur/RI)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here