Kinerja OPD Pemkot Cilegon Menurun

CILEGON, (KB).- Plt Wali Kota Cilegon Edi Ariadi mengaku kecewa terhadap organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkot Cilegon yang dinilai mengabaikan tugas-tugasnya. Sebab, pada saat evaluasi kinerja dan peningkatan kapasitas daerah oleh Direktorat Jenderal Otonomi Daerah (Ditjen Otda) Kementerian Dalam negeri (Kemendagri), kinerja OPD Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon menurun.

”Jelas merasa kecewa setelah ada pemaparan dari Ditjen Otda, apalagi jauh sekali mengalami penurunan sebanyak 31 peringkat. Ada apa dengan para OPD ini, terutama PUTR yang dalam pemaparannya hanya 0,14 persen peningkatan jalan,” katanya dengan nada kesal, Jumat (8/2/2019).

Edi menuturkan, angka serta data tersebut memang masih pra evaluasi. Akan tetapi, setidaknya para OPD agar tetap bertahan menunjukkan kinerja yang baik agar mendapat peringkat yang bagus. Dengan demikian, kepercayaan masyarakat terhadap Pemkot Cilegon demikian besar.

Memang, kata dia, masih ada waktu sekitar 1,5 bulan untuk perbaikan, tapi jangan dijadikan acuan. Tapi kalau pada rapat pra evaluasi kinerja OPD bagus, maka OPD akan mengerjakan hal lainnya. Plt Wali Kota Cilegon mempertanyakan penilain kinerja OPD tersebut, apakah disengaja atau tidak.

Pihaknya menduga ada laporan yang belum masuk, karena beberapa waktu lalu Pemkot Cilegon mendapat penghargaan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) tahun 2018. Atas dasar itu, dirinya mengingatkan kepada OPD agar dapat meningkatkan kembali kinerjanya sebelum evaluasi yang sebenarnya.

Informasi yang berhasil dihimpun, berdasarkan data pada Ditjen Otda, hasil evaluasi terhadap kinerja Pemkot Cilegon, yakni mengenai belanja untuk pelayanan dasar tahun 2016 sebesar 59,43 persen, 2017 mencapai 54,94. Namun di tahun 2018 hanya sebesar 43,07 persen.

Realisasi belanja terhadap anggaran belanja tahun 2016 86,33 persen, 2017 sebesar 85 persen dan 2018 sebesar 80 persen. Untuk panjang jalan kota dalam kondisi baik di tahun 2016 sebesar 83.75 persen, tahun 2017 dengan jumlah 83.15 persen dan di tahun 2018 sebesar 0.14 persen. (HS)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here