KIEC Gelar Edukasi Mitigasi Bencana

CILEGON, (KB).- PT Krakatau Industrial Estate Cilegon (KIEC) bekerjasama dengan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melibatkan stakeholder dan seluruh perusahaan di Kota Cilegon, mengadakan kegiatan seminar kebencanaan di Hotel Royal Krakatau Kota Cilegon,Selasa (27/8/2019).

Seminar kebencanaan tersebut digelar guna memberikan edukasi, bagaimana peran industri dalam mengurangi risiko bencana menuju Kota Cilegon tanggap bencana.

Kepala bidang Informasi gempa bumi dan peringatan tsunami BMKG, Daryono mengatakan, kegiatan ini patut diapresiasi. Karena, upaya edukasi kepada masyarakat salah satunya kepada pekerja dan kalangan industri harus tetap dilakukan, mengingat kawasan Selat Sunda masuk ke dalam wilayah rawan bencana.

“Secara sejarah, selat Sunda sudah berkali-kali tsunami. Makanya melihat itu, masyarakat jadi perlu diedukasi supaya bisa tetap tenang dan tidak khawatir. Edukasi kebencanaan ini perlu supaya masyarakat bisa mengetahui apa saja yang harus dilakukan saat terjadi bencana,” katanya.

Sementara itu, Direktur Utama PT KIEC Priyo Budianto mengatakan, akibat terjadinya musibah tsunami pada akhir tahun 2018 lalu, banyak perusahaan besar seperti industri – industri kimia di Kota Cilegon menjadi khawatir terkait ancaman risiko bencana yang terjadi, sehingga menurutnya perlu diadakan langkah – langkah penting upaya mengedukasi supaya industri juga ikut berperan saat bencana itu terjadi.

“Tsunami tahun lalu, memang membuat kami pelaku industri cukup gelisah. Sehingga kita memerlukan juga pemahaman tentang kebencanaan. Bagaimana kalau terjadi, dan apa yang harus dilakukan dan apa yang mesti dipersiapkan. Sehingga saat bencana terjadi, minimal bisa mengurangi risiko – risiko yang ada, termasuk mengurangi jatuhnya korban jiwa,” ujarnya.

Selain melibatkan sejumlah perusahaan di Kota Cilegon, kegiatan ini juga dihadiri sejumlah stakeholder terkait, baik dari Basarnas Banten, BPBD Provinsi Banten dan Kota Cilegon, Polres Cilegon, Kodim 0623 Cilegon, Lanal Banten dan sejumlah unsur perwakilan masyarakat. (HS)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here