Khawatir Terjadi Longsor, Warga 2 Kampung di Cibeber Lebak Selatan Mengungsi

Sejumlah anggota TNI membantu evakuasi barang-barang warga di dua kampung, Sukalaksana dan Gunung Bongkok, Desa Gunung Wangun, Kecamatan Cibeber Kabupaten Lebak yang mengungsi akibat pergerakan tanah rawan longsor, Jumat (18/1/2019).*

LEBAK, (KB).- Khawatir terjadi longsor, puluhan warga dari dua kampung, Sukalaksana dan Gunung Bongkok, Desa Gunung Wangun, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak sudah dua hari Kamis-Jumat (17-18/1/2019), mengungsi ke tempat lebih aman. Mereka mengungsi karena merasa waswas menyusul terjadi pergerakan tanah di perbatasan lokasi bencana longsor antara Cibeber Lebak Selatan dengan Kampung/Desa Cimapag Kecamatan Cisolok, Sukabumi, Jawa Barat.

Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Cibeber Kabupaten Lebak, Hendi Suhendi S.IP mengatakan, saat ini sebanyak 18 KK warga Kampung Sukalaksana dan 23 KK di Kampung Gunung Bongkok Desa Gunungwangun terus menerus mengungsi ke rumah saudaranya. Mereka merasa khawatir pergerakan tanah di perbatasan Cibeber-Sukabumi bisa berdampak ke tempat tinggalnya.

”Sebetulnya bukan longsor, tetapi ada pergerakan tanah yang khawatir menyebabkan terjadinya longsor seperti kejadian beberapa waktu lalu di Kampung/Desa Cimapag Kecamatan Cisolok Sukabumi Jawa Barat,” kata Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Cibeber Kabupaten Lebak, Hendi Suhendi kepada Kabar Banten, Jumat (18/1/2019).

Menurut dia, saat ini petugas dari Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (FKPK), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak sudah membantu evakuasi warga bahkan mendirikan tenda pengungsian. Meski demikian, lanjut Hendi, belum ada laporan tentang kerusakan rumah. Sebab, hasil penelusuran petugas di lapangan belum menemukan adanya rumah warga yang rusak.

“Iya, ini hanya saya kira warga mengungsi bagian dari langkah antisipasi. Dari pada terdampak bencana, lebih baik mengamankan di tempat aman sambil menunggu situasi aman,” ujarnya.

Ia berharap warganya tetap waspada terhadap intensitas curah hujan yang tidak menentu. Meski demikian, kewaspadaan itu jangan sampai berlebihan.

Kepala pelaksana BPBD Kabupaten Lebak, Kaprawi, membenarkan pergerakan tanah yang terjadi akibat hujan deras menyebabkan warga dua kampung (Sukalaksana dan Gunung Bongkok Desa Gunung Wangun mengungsi, karena khawatir pergerakan tanah bisa mengundang bencana longsor.

”Justru kami sangat mendukung antisipasi warga mengungsi ke tempat yang lebih aman di rumah saudaranya sebagai antisipasi untuk mengurangi risiko kebencanaan,” ucapnya.

Menurut Kaprawi, pihaknya selain mendirikan tenda yang akan mampu menampung 120 orang, dapur umum, juga menyiapkan logistik kebencanaan. ”Mereka mengungsi, karena permukiman warga di dua kampung itu khawatir terjadi longsor yang dapat membahayakan keselamatan jiwa,” tuturnya. (DH)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here