Kesadaran Warga Donor Darah Rendah

LEBAK, (KB).- Palang Merah Indonesia (PMI) masih dihadapkan pada persoalan terbatasnya ketersediaan stok darah. Hal itu dipicu karena sejauh ini kesadaran masyarakat mendonorkan darah masih cukup rendah.

“Benar, kita memang masih selalu kekurangan stok darah, khususnya darah golongan A dan AB,” kata Koordinator pelaksana harian Unit Teknis Daerah (UTD) PMI Lebak, Dr Firman Rachmatullah, Ahad (7/4/2019).

Menurutnya, keterbatasan stok darah pada PMI akibat rendahnya kesadaran masyarakat untuk mendonorkan darah secara sukarela. Untuk itu, mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesadaran untuk donor darah.

“Tanpa ada kesadaran masyarakat yang donor darah, maka stok darah di PMI akan selalu kurang,” ujarnya.

Ketua Relawan Sehati, Kiki Farurozi mengaku, belum lama ini pihaknya membutuhkan stok darah golongan A untuk memenuhi kebutuhan pasien yang darurat HB. Tetapi, stok darah tersebut tidak tersedia di PMI.

“Kemarin memang saya butuh golongan darah A, tapi memang di UTD PMI Lebak golongan darah itu kosong. Alhamdulillah sudah dapat dari Dinkes, IDI Lebak, IBI, PPNI, PKM dan Anggota Polres,” kata Kiki kepada wartawan, Sabtu (6/4/2019).

Ia berharap, ke depan warga Kabupaten Lebak yang memiliki golongan darah A ataupun yang lainnya mau mendonasikannya atau mendonorkan darahnya melalui UTD PMI Lebak. (Lugay/PG)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here