Kerusakan Rumah Akibat Gempa Capai 782, BPBD Terus Lakukan Validasi

PANDEGLANG, (KB).- Kerusakan akibat gempa bumi yang terjadi beberapa waktu lalu, membuat 782 unit rumah dari 29 kecamatan mengalami kerusakan. Dengan rincian, 548 unit rumah mengalami kerusakan dengan kategori ringan, rusak sedang 179 unit, dan mengalami rusak berat 55 unit.

Namun, jumlah keruskaan tersebut diprediksi akan terus bertambah, untuk itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus melakukan validasi terkait jumlah kerusakan dan kerugian akibat bencana gempa tersebut.

Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPPBD Kabupaten Pandeglang, Yosep Mardini mengatakan, data yang ada hingga saat ini belum sepenuhnya final, sebab masih ada beberapa yang daerah yang belum mengirimkan data kerusakan.

“Untuk jumlahnya sementara ada 782 unit rumah yang mengalami kerusakan, sementara baru itu, bisa jadi ada lagi. Karena, masih ada yang belum mengirimkan perkembangannya dan data yang terbarunya,” kata Yosef, kepada Kabar Banten, Senin (12/8/2019).

Menurut dia, untuk rumah yang mengalami kerusakan dengan kategori berat, akan dihandel oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Sementara, yang mengalami kerusakan sedang dan ringan akan dibebankan kepada pemerintah provinsi.

“Untuk yang mengalami kerusakan, dengan kategori sedang dan kategori ringan, itu nanti dihandel oleh Pemprov,” ujarnya.

Masih di lokasi yang sama, Sekretaris BPBD Kabupaten Pandeglang, Fadjri Djaffar menuturkan, untuk jumlah total kerugian material pada bencana gempa bumi lalu, belum final. Sebab masih ada yang belum memperbarui datanya.

“Masih ada yang belum memperbarui datanya, maka dari itu yang belum memperbarui data kerusakannya kita memakai data yang sebelumnya saja dulu. Untuk itu, kami berharap agar yang belum bisa secepatnya,” ujarnya. (Ade Taufik/IF)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here