Kerusakan Akibat Gempa Divalidasi

PANDEGLANG, (KB).- Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Pandeglang masih melakukan validasi terkait jumlah kerusakan akibat gempa. Namun, saat ini DPKPP Kabupaten Pandeglang mencatat, terdapat 199 bangunan rusak ringan, 80 rusak sedang, dan 106 rusak berat.

Kepala DPKPP Pandeglang Syarif Hidayat mengatakan, dirinya belum bisa memastikan jumlah keseluruhan dampak gempa. Oleh karenanya, pihaknya terus berkoordinasi dengan seluruh camat yang terkena dampak gempa.

“Belum, kita belum bisa pastikan ya, yang jelas itu kan banyak, ada yang rusak ringan, rusak sedang, dan rusak berat. Kami saat ini juga terus koordinasi dengan pihak kecamatan,” ucapnya kepada Kabar Banten, Selasa (6/8/2019).

Ia mengatakan, kemungkinan data yang sementara bisa bertambah. Karena, masih tahap validasi untuk penyaluran bantuan. “Kan kita masih lihat dulu, rekap dulu, baru nanti kita ajukan permohonan bantuannya, kalau yang rusak berat kan bisa saja diajukan ke pusat, nanti kita kabarkan lagi data terbarunya,” ujarnya.

Menurutnya, saat ini anggaran pemerintah daerah belum bisa mengcover seluruhnya sebab masih terbatas. Meski demikian, pihaknya akan melihat. “Kalau masalah anggarannya nanti kita lihat dulu, tapi yang pasti yang rusak berat akan dibantu, pemerintah pusat juga. Kalau kita nanti akan buat tim dulu untuk verifikasi, harapannya lebih cepat lebih baik,” ucapnya.

Sementara itu, terpisah Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Pandeglang Yosep Mardini menuturkan, saat ini jumlah bangunan yang rusak bertambah. Meski demikian, dirinya belum bisa menyampaikan, karena masih tahap rekapitulasi.

“Iya bertambah, tapi belum tahu berapa tambahannya. Akan tetapi kita juga belum memastikan jumlah yang tambahannya berapa, ini juga kita masih rekap,” ucapnya. (Ade Taufik/IF)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here