Kerja Sama dengan Untirta, BLC Bantu Kesadaran Hukum

Banten Lawyers Club (BLC) bersama Rektor Untirta foto bersama usai menjalin pertemuan dan kerja sama, di Gedung Rektorat Untirta, Senin (27/7/2020).*

SERANG, (KB).- Banten Lawyers Club (BLC) bekerja sama dengan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) dalam hal pemberian kesadaran hukum kepada para mahasiswa. Kerja sama tersebut terlaksana di Gedung Rektorat Untirta, Senin (27/7/2020).

Menurut Gubernur BLC Afriman Oktavianus, dalam perjanjian tersebut berisi tentang program-program yang akan dijalankan bersama Untirta. Salah satunya forum diskusi publik Banten Lawyers Club yang melibatkan narasumber dari dosen Untirta, pejabat daerah, ataupun tokoh masyarakat di Banten.

Kemudian program bedah buku atau hasil penelitian dosen Untirta, yang dikerjasamakan dengan Untirta Press. Program Fasilitasi galeri dinamika hukum yang terjadi di Provinsi Banten, dikerjasamakan dengan Humas Untirta atau dengan Fakultas Hukum.

“Kerja sama tersebut melibatkan fakultas atau lembaga yang ada di Untirta. Kami juga akan melaksanakan program pelatihan keterampilan hukum dan keterampilan profesi lainnya. Program tersebut juga bekerja sama dengan Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH) Untirta, serta pusat kajian konstitusi perundang-undangan dan pemerintah dan laboratorium hukum,” kata Afriman.

Ia menuturkan, pihaknya juga akan melakukan pengkajian bersama Untirta untuk membahas persoalan-persoalan hukum dan pemerintahan. Selain itu juga program kerja sama tersebut bekerja sama dengan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) dan Fakultas Hukum.

“Kami juga bersama Untirta berkomitmen untuk membangun dan mengembangkan atmosfer hukum yang baik dan profesional,” tuturnya.

Sementara itu, Rektor Untirta Fatah Sulaiman mengapresiasi kerja sama yang dilakukan BLC. Hal tersebut diharapkan bisa menjadi wadah mahasiswa dan dosen untuk berdiskusi bersama mengenai hukum ataupun mengenai perundang-undangan dan Pemerintahan Banten.

“Tidak saja kepada lembaga namun juga bisa ditindaklanjuti dengan fakultas. Seperti menyelenggarakan diskusi bisa mendatangkan narasumber dari Fakultas Hukum atau FISIP, dan mengikuti perkembangan tidak hanya di pemerintahan namun juga di masyarakat,” tuturnya. (DE/YA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here