Selasa, 19 Juni 2018

Kerja Keras & Kesungguhan Dongkrak Peringkat UN Kabupaten

RASA haru serta kebanggaan terpancar dari wajah-wajah pelaku pendidikan di Kabupaten Lebak yang memenuhi aula utama gedung PGRI Jumat pekan lalu. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Lebak, Wawan Ruswanto dengan penuh antusias menyambut uluran tangan para guru tanpa melepas senyum yang terus menghiasi wajahnya sepanjang acara pertemuan itu.

Sebagai pimpinan tertinggi di Disdikbud Lebak, Wawan dan seluruh jajarannya baik di dinas se-Kabupaten Lebak, memang patut bersyukur dan berbangga mengingat pada ujian nasional (UN) tahun pelajaran 2017-2018 perolehan rangking UN jenjang SMP mengalami kenaikan dua peringkat dan menempati posisi ke enam dari delapan kabupaten/kota se-Provinsi Banten.

Dalam sambutannya, Kepala Disdikbud Lebak, Wawan Ruswandi memberikan apresiasi yang luar biasa kepada satuan pendidikan yang telah menyukseskan program-program yang dirancang Disdikbud sehingga tahun pelajaran 2017-2018 nilai UN Kabupaten Lebak mengalami kenaikan.

”Posisi nilai UN jenjang SMP Kabupaten Lebak dibandingkan tahun pelajaran 2016-2017 mengalami kenaikan. Padahal secara nasional dan provinsi nilai UN mengalami penurunan. Mudah-mudahan ini merupakan aura positif untuk terus memperbaiki kualitas pendidikan di Kabupaten Lebak,” ucap Wawan Ruswanto.

Sementara itu Kepala Seksi Kurikulum Bidang SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Hidayatullah menyatakan, pada penyelenggaraan UN tahun pelajaran 2016-2017 Lebak hanya menempati rangking ke delapan atau menempati posisi akhir di Provinsi Banten. Namun pada tahun pelajaran 2017-2018 ini peringkatnya naik dua tingkat hingga menempati posisi enam.

”Nilai UN tahun sebelumnya hanya mencapai sebesar 163,71 dan di tahun pelajaran 2017-2018 naik menjadi sebesar 166,32 atau naik sebesar 2,61. Keberhasilan kenaikan peringkat hasil UN itu tentu hasil kerja keras, kesungguhan dan keseriusan semua komponen pendidikan di daerah ini. Penyerahan nilai ujian nasional kepada satuan pendidikan telah dilaksanakan pekan lalu di Gedung PGRI Kabupaten Lebak,” kata Hidayat, Selasa (5/6/2018).

Dijelaskan, jumlah penyelenggara kegiatan UN tahun pelajaran 2017-2018 di Lebak mencapai sebanyak 202 sekolah terdiri dari 170 SMP negeri dan 32 SMP swasta. Kemudian dari 202 sekolah penyelenggara 124 sekolah melaksanakan ujian nasional dengan moda ujian nasional berbasis komputer (UNBK) dan 78 sekolah berbasis ujian nasional kertas dan pensil (UNKP) dengan jumlah siswa yang mengikuti UN sebanyak 14.909 siswa.

Untuk posisi 10 besar SMP yang memeroleh nilai UN tertinggi di Kabupaten Lebak, ujarnya, tersebar masing-masing rangking 1 dengan total nilai UN sebesar 260.31 diraih SMPN satu atap 7 Bayah, rangking 2 dengan total nilai UN sebesar 246.05 diraih SMP Mardiyuana Rangkasbitung, rangking 3 dengan total nilai sebesar 245.60 diraih SMPN 5 Bayah.

Selanjutnya rangking 4 dengan total nilai 239.89 diraih SMP terpadu Al Qudwah, rangking 5 dengan total nilai sebesar 230.15 diraih SMP Bina Bakti Cimarga, rangking 6 dengan total nilai sebesar 216.80 diraih SMP Latansa Cipanas, rangking 7 dengan total nilai sebesar 209.73 diraih SMPN 1 Rangkasbitung, rangking 8 dengan total nilai sebesar 205.99 diraih SMPN Satu Atap 3 Panggarangan, rangking 9 dengan total nilai sebesar 203,48 diraih SMPN Satu Atap 7 Cibeber dan rangking 10 dengan total nilai sebesar 198.96 diraih SMPN 2 Cibeber. (Nana Djumhana)*


Sekilas Info

Puncak Arus Mudik, 45 Ribu Pemudik Gunakan Kereta Api

LEBAK, (KB).- Memasuki H-5 Lebaran, pemudik yang menggunakan jasa angkutan Kereta Api (KA) melalui Stasiun …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *