Minggu, 22 April 2018

Kepsek Se-Kota Tangerang Diminta Jangan ”Double Job”

TANGERANG, (KB).- Seluruh kepala sekolah di Kota Tangerang diminta untuk tidak lagi mendapatkan double job sebagai plt (pelaksana tugas) kepala sekolah. Hal tersebut ditegaskan langsung Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah, Selasa (9/1/2018). Menurut dia, hal tersebut bisa mengganggu konsentrasi kinerja kepala sekolah. “Akhirnya, ide dan pemikirannya bisa terpecah, jadi kurang maksimal,” katanya.

Untuk penetapan kepala sekolah definitif, dia menuturkan, butuh koordinasi dengan Kemendagri. “Jadi, untuk menunggu yang definitif nanti bisa guru atau wakil kepala sekolah yang ditunjuk sebagai plt,” tuturnya. Sementara, Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Abduh Surahman menuturkan, akan melakukan koordinasi dengan Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Tangerang.

“Kemarin juga sudah dilaksanakan tes terhadap puluhan guru calon kepala sekolah. Jadi, tinggal diambil saja,” ucapnya. Ia mengatakan, usulan dari wali kota akan segera dijalankan olehnya.
“Karena, proses KBM sudah mulai berjalan, jadi kami juga tidak mau berlarut-larut,” ujarnya. Ia berpendapat, bahwa nanti plt yang akan ditugaskan tidak menutup kemungkinan menjadi kepala sekolah definitif. “Ya itu bisa saja, bergantung kinerja dan intergritas mereka,” ucapnya.

Resmikan dua gedung SMPN

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah melakukan tasyakuran bersama warga di Lingkungan SMPN 26 yang berlokasi di Kecamatan Batuceper dan SMPN 32 di wilayah Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang pada, Selasa (9/1/2017). Dalam sambutan, dia mengatakan, sejumlah SMP negeri yang baru dibangun Pemkot Tangerang lebih besar dari yang sudah ada. “Bahkan, kami menilai, sekolah baru jauh lebih bagus dari milik swasta. Karena, lebih representatif,” tuturnya.

Ia berharap, pembangunan sekolah yang menghabiskan dana hingga 11 miliar tersebut bisa menjadi wadah untuk membangun akhlak anak. Ia mengajak masyarakat untuk bersyukur, karena semua kebutuhan dasar masyarakat telah dipenuhi Pemkot Tangerang. “Cara bersyukur atas kemudahan tersebut mudah, cukup dengan menjaga fasilitas tersebut,” katanya. (DA)***


Sekilas Info

Keliru Pasang Wajah Sultan Maulana Hasanuddin, Mahasiswa Desak Buku Pelajaran Ditarik

SERANG, (KB).- Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin (SHM) Banten yang tergabung dalam Front …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *