Kenapa Wisata Pandeglang Masih Terpendam?

Membangun sebuah daerah wisata tidak semudah seperti membalikkan telapak tangan. Disinilah dibutuhkan ikut campur tangan pemerintah yang kuat disertai keberpihakan anggaran fokus untuk membangun kepariwisataan di Kabupaten Pandeglang. Salah seorang pemerhati wisata di Pandeglang selatan, Edi menuturkan, saat ini hampir setiap kabupaten/kota se-Indonesia masih mengakui bahwa sektor wisata itu sebagai simbol untuk bisa membuat daerahnya terkenal. Kenapa demikian? Sebab, kepariwisataan yang mandiri dan terkenal dengan sendirinya akan memberikan dampak terhadap sektor pembangunan lainnya, baik itu perekonomian, sosial dan ketenagakerjaan.

“Bisa kita lihat, DKI, Jabar, Jawa Tengah, Jawa Timur banyak disinggahi tamu luar, itu karena ada simbol wisatanya yang hidup dan berkembang. Misalnya, Jakarta, di sana ada Ancol, Jabar banyak pilihan wisata alam maupun kuliner. Kemudian Jawa Tengah, di sana ada wisata gunung, wisata kuliner dan Bali menjadi sebuah wisata internasional,” kata Edi. Kenapa Pandeglang yang saat ini memiliki segudang potensi wisata rasanya potensi itu masih terpendam dan sulit untuk berkembang? Hal itu tentu ada beberapa faktor atau kendala yang harus dipecahkan bersama antara pemerintah, stakeholder, dan masyarakat.

Menurutnya, beberapa masalah itu sepertinya yang paling utama adalah peran pemerintah. Dalam mewujudkan pembangunan wisata tidak cukup dengan visi dan misi, namun secara profeisonal harus disertai dengan target kebutuhan anggaran. Setelah itu perlu ada keterlibatan peran investor (pengembang) yang siap menanamkan modalnya di Pandeglang. Pengembang itu bisa tertarik hanya dengan satu langkah yang disiapkan pemerintah yakni permudah izin, dan jangan ada proses birokrasi yang bertele-tele, karena itu hanya akan membuat investor enggan datang ke daerah.

“Buat jaminan perlindungan investasi, dan hindari paradigma perizinan gaya lama yang menuntut investor harus melalui beberapa rangkaian birokrasi. Saya yakin dengan perizinan mudah, tapi legal dan dipayungi regulasinya, maka Pandeglang akan menjadi idaman bagi investasi,” ucapnya. Selain itu, instansi pemerintah yang bergerak di bidang perizinan harus profesional dan siap kerja memberikan pelayanan dan kemudahan investasi dengan regulasi yang aman dan nyaman. (TB. A. Turmahdi/KB)***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here