Sabtu, 20 Oktober 2018

Kenalkan Sejarah Sejak Dini, Murid SDN Kesaud Diajak Kunjungi Museum Negeri Banten

SERANG, (KB).- Sebanyak 49 murid SDN Kesaud berkunjung ke Museum Negeri Banten, di Kota Serang, Selasa (25/9/2018), kunjungan tersebut untuk mengenal sejarah di Provinsi Banten.

Guru Pembimbing SDN Kesaud Ahmad Kamaludin mengatakan, kunjungan Murid SDN Kesaud merupakan kegiatan untuk mengenalkan kepada murid tentang sejarah Provinsi Banten. Di dalam museum murid–murid dapat mengetahui pereistiwa bersejarah Provinsi Banten melalui gambar diorama, visual dan suara.

“Kami ingin mengenalkan sejarah Banten dan banyak juga peninggalan-peninggalan masa lalu yang ada di Banten. Salah satunya di Museum Negeri Banten ini, untuk memberikan pembelajaran, pengetahuan dan memperkenalkan sejarah sejak dini. Murid yang datang ke museum ini dari kelas 2 dan 6,” ujarnya kepada Kabar Banten.

Ia mengatakan, anak-anak bisa belajar apapun yang ada di Museum Negeri Banten, dengan ditemani pemandu dari Museum Negeri Banten yang akan menjelaskan setiap koleksi di museum. Selain itu anak-anak diajak untuk menonton film tentang museum.

“Anak-anak sangat tertarik pada visual badak bercula satu yang menjadi icon banten, dan salah satu dari 5 spesies badak di dunia ada di banten. Banyak pengetahuan yang mereka dapatkan, semoga dapat berkunjung kembali,” katanya.

Ia mengatakan, anak-anak sangat antusias, mereka kebanyakan belum pernah datang ke museum. Anak-anak sangat senang berkunjung ke Museum karena di sana mereka mendapatkan pengetahuan dan pembelajaran baru.

“Saya sangat terkejut dengan antusias anak-anak, mereka belum pernah datang ke Museum Negeri Banten. dengan kunjungan ini, kami berharap anak-anak bisa menghargai sejarah, bukankah bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati sejarahnya. Semoga anak-anak bisa menghargai sejarah dan menghormati para pahlawan,” ujarnya. (DE)*


Sekilas Info

Hadapi Gempa Bumi, SMPN 15 Kota Serang Gelar Simulasi

SERANG, (KB).- Ratusan pelajar SMPN 15 Kota Serang mengikuti simulasi kesiapan menghadapi gempa bumi, di halaman …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *