Sabtu, 20 Oktober 2018
SALAH satu narasumber saat memaparkan penjelasan investasi syariah.*

Kenalkan Bisnis Investasi Syariah, MES Banten Gelar Investor Gathering

SERANG, (KB).- Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Banten, menggelar Investor Gathering tahun 2018, bertempat di salah satu rumah makan di Kota Serang, Kamis (12/4/2018). Acara tersebut mengusung tema “Menjadi Investor Cerdas di Pasar Modal Syariah Indonesia”.

Perwakilan komunitas MES, Ade Jaya mengatakan, tujuan kegiatan Investor Gathering ini salah satunya untuk memperkenalkan bisnis investasi syariah kepada masyarakat. Harapannya, melalui Investasi Gathering yang di dalamnya membahas mengenai pasar modal ini, maka menumbuhkan lifestyle atau gaya hidup dalam kehidupan sehari-hari.

“Perlu diketahui, bisnis syariah tidak hanya mengejar profit dunia saja, tetapi juga akhirat. Bisnis syariah juga sangat aman, baik di dunia maupun akhirat. Karena dari bisnis syariah ini, kita bisa menjauhkan riba dan gharar (tidak jelas hasilnya),” ujar Ade saat membuka acara.

Ia menjelaskan, MES selain tersebar di 26 provinsi di Indonesia, juga telah memiliki cabang di beberapa negara, seperti Jepang, Arab Saudi, Inggris, German dan Malaysia. Indonesia sebagai mayoritasnya muslim tentu harus bisa sejajar perekonomian syariahnya dengan Turki, Qatar dan Malaysia. “Kita harap tingkat perekonomian syariah di Indonesia bisa sejajar dengan negara lain, bahkan bisa lebih maju,” katanya.

Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI), Derry Yustri, pada kesempatan itu menyampaikan bagaimana cara menabung serta membedakan antara investasi sungguhan dan investasi bodong. “Tidak ada investasi yang merekrut orang lain untuk mendapatkan keuntungan. Contoh investasi bodong, ketika nasabah menginvestasikan uang, itu tidak bisa diambil. Bahkan perusahaan investasi itu justru menghilang,” ucapnya.

Menurutnya, prinsip syariah di pasar modal merupakan prinsip hukum Islam dalam kegiatan pasar modal. Hal itu juga berdasarkan fatwa DSN-MUI, termasuk yang ditetapkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tidak bertentangan. Peraturan tersebut juga dituangkan pada peraturan OJK Nomor 15/PJOK.04/2015 tentang penerapan prinsip syariah di pasar modal.

“Indonesia menjadi salah satu investasi jangka panjang terbaik di dunia. Bahkan, BEI telah mendapat penghargaan dari Global Islamic Finance Award (GIFA) untuk kategori The Best Supporting Institution for Islamic Finance of the Year 2017 di Tiongkok,” tuturnya.

Sementara, Sutrisna Amijaya dari MNC Sekuritas menjelaskan beberapa tahapan bagaimana cara membeli dan menjual saham dengan benar. Sekaligus memberikan arahan kepada peserta untuk lebih teliti dan hati-hati dalam menginvestasikan tabungan.

Tubagus, salah seorang mahasiswa Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanudin Serang yang tergabung dalam KSPM, membuktikan bahwa dirinya sudah memiliki saham di salah satu perusahaan maskapai penerbangan terbesar di Indonesia milik negara. Roadshow pasar modal syariah 2018 yang diselenggarakan MES, bekerja sama dengan MNC Sekuritas, OJK, IDX, KPEI, KSEI, dan KSPM (UIN SMH Banten). (Rizqi Putri/PG)*


Sekilas Info

BBM Non-Subsidi Naik, Harga Sembako Stabil

SERANG, (KB).- Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi tidak berdampak pada harga sembako di pasaran. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *