Kenaikan TPP ASN Pemkot Serang Capai Rp 30 Miliar

SERANG, (KB).- Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemerintah Kota Serang direncanakan naik hingga Rp 30 miliar pada tahun 2020.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Serang Wachyu B Kristiawan mengatakan, pagu anggaran kenaikan TPP ASN Kota Serang mencapai 25 persen atau sekitar Rp 30 miliar.

“Secara keseluruhan (kenaikan) itu untuk TPP sekitar Rp 30 miliar. Jadi sebetulnya kita efisiensikan kayak honor (kegiatan). Tahun depan itu sudah enggak ada lagi, jadi semuanya di TPP saja,” katanya.

Ia menjelaskan, besaran TPP yang diterima pegawai bervariasi sesuai dengan pangkat jabatan masing-masing.

“Bisa jadi kayak kemarin, kenaikan per jabatannya ada yang 50 persen ada yang dibawah 10 persen. Jadi kenikan itu belum kami putuskan,” ujarnya.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Serang Ritadi B Muhsinun mengatakan, saat ini rencana kenaikan TPP ASN Kota Serang masih dalam pembahasan.

“Rencananya APBD murni 2020. Belum sampai ke sana (persentase kenaikan masing-masing jabatan), itu nanti akan disesuaikan setelah ketemu hitung-hitungannya. Kan ada rumusnya,” kata Ritadi dihubungi Selasa (13/8/2019).

Ia mengatakan, rencana kenaikan TPP bukan hal baru. Soalnya, wali kota periode sebelumnya sempat merencanakan, namun tidak terealisasi. TPP sendiri, kata dia, merupakan penghargaan kepada aparatur pemerintahan untuk meningkatkan kinerja agar lebih baik lagi.

“Terlebih kalau dibandingkan dengan beberapa daerah yang lain kami sudah ketinggalan. Tapi yang jelas hitung-hitungannya sesuai PAD,” ucap dia.

Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Sumber Daya Manusia pada BKPSDM Kota Serang Apay Supardi mengatakan, kenaikan TPP untuk ASN Kota Serang diperkirakan sekitar 25 persen. Saat ini, jumlah ASN di Kota Serang sebanyak 4.700 orang termasuk guru.

Ia mengatakan, kenaikan TPP itu rencananya tetap akan mengacu pada aplikasi Aplikasi Sistem Informasi Absensi Pegawai dan Kinerja Harian (SIAPKeh) sebagai indikator kinerja ASN. Namun, saat ini SIAPKEH masih dalam perbaikan dengan kewenangan Disnas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Serang.

“Karena di UU ITE memang tentang program tersebut ada di Kominfo dan link ke BKPSDM. Karena tidak boleh OPD yang lain, temasuk kita (BKPSDM),” ujarnya.

Sebelumnya, Wakil Wali Kota Serang Subadri Ushuludin mengatakan, rencana kenaikan TPP itu dialokasikan dari efisiensi APBD tahun 2020 dengan membatasi rapat OPD diluar kota. Hasil dari efisiensi itu mencapai Rp 79 miliar.

“Ada, karena dari efisiensi tidak boleh ada larangan kunjungan kerja (kunker), rapat keluar kota. Maka kami mengalokasikan kenaikan TPP buat seluruh OPD di Kota Serang,” ujarnya. (Masykur/RI)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here