Kenaikan Siltap Kades di Kabupaten Serang Berlaku Awal 2020

SERANG, (KB).- Kenaikan penghasilan tetap (Siltap) kepala desa (Kades) di Kabupaten Serang direncanakan mulai diterapkan awal 2020. Meski demikian, menurut pihak Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Serang, berapa nilai kenaikannya belum ditetapkan.

Kepala DPMD Kabupaten Serang Rudi Suhartanto mengatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang akan menaikan siltap kades pada awal 2020. Hanya saja untuk nilai kenaikan siltapnya hingga saat ini masih menunggu penetapan. Diperkirakan akhir Desember 2019 baru ditetapkan.

“Iya ada kenaikan Siltap di awal 2020, tapi jumlahnya berapa belum ada penetapan,” katanya kepada Kabar Banten, Jumat (6/12/2019).

Adanya tambahan Siltap tersebut, sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 11 Tahun 2019 tentang perubahan kedua atas PP Nomor 43 Tahun 2014 tentang peraturan pelaksanaan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa yang telah disahkan. Besaran Siltap para perangkat desa nantinya setara dengan aparatur sipil negara (ASN) golongan II.

“Siltap perangkat desa di Kabupaten Serang selama ini masih kecil atau rendah. Berbeda dengan kabupaten lain atau daerah lain yang jumlah Siltap-nya ada yang lebih dari gaji ASN golongan II,” ujarnya.

Dalam PP tersebut, dia menuturkan, besaran penghasilan tetap kepala desa paling sedikit Rp 2.426.640 setara 120 persen dari gaji pokok aparatur sipil negara golongan ruang II/a.

Sementara, besaran penghasilan tetap sekretaris desa paling sedikit Rp 2.224.420 setara 110 persen dari gaji pokok aparatur sipil negara golongan ruang II/a dan besaran penghasilan tetap perangkat desa lainnya paling sedikit Rp 2.022.200 setara 100 persen dari gaji pokok aparatur sipil negara golongan ruang II/a.

Sebelumnya, Kepala Bappeda Kabupaten Serang Rahmat Maulana menjelaskan, akan ada penambahan Siltap untuk masing-masing kepala desa di Kabupaten Serang. Besaran tambahannya, yaitu Rp 500.000 per bulan, sehingga Bappeda akan menganggarkan sekitar Rp 1,9 miliar dalam satu tahun.

“Masing-masing kepala desa mendapat tambahan Rp 500.000 per bulan. Bicara Siltap itu sesuai dengan Kemendes,” ucapnya. (TM)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here