Kemendagri Kirim Surat ke Gubernur, Berkas Pelantikan Ratu Ati Marliati tak Penuhi Persyaratan

SERANG, (KB).- Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengirimkan surat kepada Gubernur Banten agar pengisian Wakil Wali Kota Cilegon ditempuh sesuai mekanisme.

Sebab, berkas pelantikan Ratu Ati Marliati sebagai Wakil Wali Kota Cilegon tidak memenuhi persyaratan atau belum lengkap sesuai dengan tata cara yang diatur dalam perundang-undangan.

Selain surat rekomendasi dari DPP hanya dari tiga partai politik (parpol) pengusung, persyaratan lainnya yang tidak lengkap adalah calon yang diusulkan hanya satu dari seharusnya dua nama.

“Pihak Kemendagri sudah mengirimkan surat kepada gubernur, agar pengisian Wakil Wali Kota Cilegon bisa ditempuh sesuai mekanisme,” kata Kepala Biro Pemerintahan Setda Provinsi Banten Gunawan Rusminto, Jumat (24/5/2019).

Berdasarkan surat Kemendagri kepada gubernur tertanggal 15 Mei tersebut, pihaknya kembali melayangkan surat kepada Wali Kota Cilegon agar segera melengkapi berkas-berkas persyaratannya.

“Sampai sekarang kami masih menunggu responsnya kembali. Jadi, kami sebetulnya tidak ingin menghambat,” tutur Gunawan Rusminto, Jumat (24/5/2019).

Baca Juga : Polemik Pencalonan Ratu Ati Marliati Terus Bergulir, Edi Ariadi Dimungkinkan tanpa Pendamping

Menurut dia, selama ini dokumen administrasi yang disampaikan Pemkot Cilegon belum lengkap. Padahal, pihaknya sudah tiga kali menyampaikan surat kepada Kemendagri terkait pelantikan proses pelantikan tersebut.

“Jadi, sebelum pansus pemilihan, kami sudah sampaikan tata cara prosedural sesuai UU yang berlaku itu kepada Pemkot Cilegon,” kata Gunawan.

Sesuai arahan Gubernur Banten, pihaknya tidak ingin memperlambat proses pelantikan Wakil Wali Kota Cilegon. Akan tetapi, selama ini berkas yang diserahkan kepada pemprov masih belum lengkap sesuai dengan tata cara yang diatur dalam perundang-undangan.

Salah satu dokumen yang belum dilengkapi itu, di antaranya surat keterangan dari DPP partai pengusung calon wakil wali kota. Saat ini, kata Gunawan, baru ada tiga surat dari DPP partai yang mengusung calon wakil wali kota. Namun itu pun, nama yang diusulkan juga hanya satu orang.

“Sedangkan berdasarkan ketentuan, harusnya ada dua nama. Selain itu, yang dikirim ke kami hanya surat dari pengurus di tingkat kota. Berdasarkan ketentuan harusnya dari DPP,” ujarnya. (Rifat Alhamidi/SJ)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here