Kemenag Tingkatkan Kualitas Bimbingan Haji

SERANG, (KB).- Kementerian Agama (Kemenag) melalui penyelenggara ibadah haji dan umrah, terus meningkatkan pelayanan dalam hal bimbingan haji pada 2020. Selain itu, tingkat kepuasan ibadah haji pada 2019 berada pada angka 85,91 persen atau naik dibandingkan di tahun sebelumnya.

“Setelah mengalami peningkatan yang cukup signifikan dalam layanan akomodasi, transportasi, konsumsi bahkan kesehatan sudah cukup baik. Tiba saatnya dialihkan pada layanan yang tidak kalah penting, yakni layanan bimbingan ibadah haji,” kata Kepala seksi (Kasi) Penyelenggara Ibadah Haji dan Umrah Deni Rusli saat ditemui di Kantor wilayah (Kanwil) Kemenag Banten, Kamis (17/10/2019).

Ia menjelaskan, pihaknya pada 2020 lebih meningkatkan kualitas bimbingan manasik haji. Sebab, apa yang sudah diupayakan pada penyelenggara ibadah haji sebelumnya sudah maksimal. Sehingga, diharapkan ke depan bisa lebih ditingkatkan lagi kualitasnya.

Dalam uapaya peningkatan tersebut, salah satunya melakukan bimbingan ibadah haji minimal 15 kali yang dilakukan oleh Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH). Bahkan dilakukan 2 kali di Kemenag dan 8 kali di Kantor Urusan Agama (KUA).

“Tahun depan dalam pelaksanaan ibadah haji, nantinya di embarkasi masing-masing ada panitia. Bidang pembinaan ibadah yang akan dilakukan di embarkasi, sebelum keberangkatan ke Tanah Suci. Di embarkasi akan diadakan materi praktik. Kemudian ketika berangkat, ada dalam struktur kelompok terbang (kloter), ada Tim Pembimbing Ibadah Haji (TPIH), tenaga medis,” tuturnya.

Ia mengatakan, pemerintah menyiapkan berbagai upaya agar jemaah terdamping ibadahnya. Pada 2019, pelayanan ibadah haji kepuasannya meningkat dari 2018 yang tadinya berada di angka 83 persen, sekarang menjadi 85,91 persen. Hal tersebut dari hasil evaluasi Kementerian Agama, baik dari layanan, pembinaan dan perlindungan sudah optimal.

“2020 ada inovasi yang akan diterapkan pada penyelenggaraan ibadah haji, yakni pembagian kloter lebih awal, manasik haji sepanjang tahun, paspor tidak lagi dibawa ke pusat, melainkan dikirim ke pusat dilakukan di sana di print di Kemenag. Manasik haji berbasis regu dan rombongan akan diperkuat,” ucapnya. (DE/SJ)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here