Kemenag Lebak Seleksi Penyuluh Agama Islam

LEBAK, (KB).- Kementerian Agama (Kemenag) Lebak melakukan seleksi calon penyuluh agama Islam (PAI) non ASN. Dari 495 peserta yang ikut seleksi, akan dijaring sebanyak 224 peserta.

Ketua Panitia Seleksi PAI Non ASN Kemenag Lebak Baban Bahtiar mengatakan, seleksi diikuti oleh 495 orang peserta. Dari 495 peserta akan dijaring 224 orang. ”Jadi masing-masing kecamatan di Lebak punya delapan orang penyuluh agama,” kata Bahtiar, Senin (9/12/2019).

Penyuluh agama, kata Bahtiar, merupakan juru dakwah kemenag di setiap desa. Mereka merupakan ujung tombak untuk menyampaikan program-program pemerintah bidang keagamaan agar capaian yang ingin diharapkan dapat tersampaikan kepada masyarakat.

“Saya harap dari seleksi PAI Non ASN periode 2019-2024, kompetensi maupun wawasan pengetahuan agama para penyuluh dapat meningkat. Termasuk pengetahuan-pengetahuan tentang pemahaman aliran kepercayaan, pemahaman tentang radikalisme,” katanya.

Menurutnya, PAI non ASN bisa menjadi ujung tombak dalam mengantisipasi peredaran paham yang bertentangan dengan norma kehidupan di Indonesia dan syariat Islam. “Para PAI non ASN bisa menjadi agen mencegah paham radikalisme,” ujarnya.

Kepala Kantor Kemenag Lebak Akhmad Tohawi mengingatkan, agar peserta yang lulus dapat melaksanakan tupoksi sesuai dengan aturan dan perundang-undangan. ”Dalam rangka menangkal paham radikalisme serta memelihara kerukunan umat beragama, dan menciptakan moderasi beragama menuju Indonesia maju,” tutur Tohawi. (PG)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here