Minggu, 18 November 2018

Kemenag Gelar Expo Kampung Zakat dan Lokakarya SKKN di Banten

SERANG, (KB).-Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia akan menggelar Expo Kampung Zakat, Jumat (9/11/2018). dan Lokakarya Implementasi Standar Kompetensi Kerja Nasional (SKKN) Kamis–Sabtu (8-10/11/2018) di Hotel Le Dian. Menurut rencana, kegiatan ini akan dibuka Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin.

Seperti diketahui, mulai tahun anggaran 2018, Direktorat Jenderal Bimas Islam menggulirkan program “Kampung Zakat”. Program ini merupakan kegiatan terpadu penanggulangan kemiskinan pedesaan berbasis pendayagunaan zakat di daerah yang masuk kriteria 3T (tertinggal, terdalam, dan terluar).

Program tersebut dijadikan sebagai program percontohan (proper) binaan Bimas Islam. Pelaksana program tersebut melibatkan antara lain Baznas dan lembaga-lembaga amil zakat yang dikoordinasi oleh Forum Zakat (FOZ). Salah satu wilayah di Indonesia yang telah ditetapkan sebagai garapan program Kampung Zakat tersebut adalah Desa Ciladaeun Kecamatan Lebak Gedong Kabupaten Lebak.

Salah satu tujuan dari program Kampung Zakat adalah untuk mengurangi jumlah desa tertinggal di Indonesia terutama menurunkan angka kemiskinan di perdesaan. Dalam upaya menjalankan program Kampung Zakat tersebut, puluhan pegiat zakat dari berbagi lembaga zakat tingkat nasional dan Provinsi Banten berkumpul di Desa Ciladaeun Kecamatan Lebak Gedong, Kabupaten Lebak, Selasa (8/5/2018). Mereka membicarakan persiapan dan pelaksanaan pembangunan Kampung Zakat di Desa Ciladaeun.

Dalam kegiatan forum diskusi yang diberi nama kegiatan “Action Design Kampung Zakat” tersebut, Kasubdit Lembaga dan Informasi Zakat dan Wakaf pada Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama Republik Indonesia Dra Hj Andi Yasri menjelaskan program ini merupakan kegiatan ketiga setelah di Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.

Andi mengharapkan kegiatan ini berjalan lancar dan sukses di segala bidang, khususnya yang terkait dengan pembangunan dan pemberdayaan sumber daya manusia. Dia menilai sejumlah permasalahan yang sering muncul di masyarakat saat ini antara lain akibat dari kesenjangan ekonomi, kualitas sumber daya manusia dan letak geografis suatu daerah. “Selain itu, inovasi yang diluncurkan pemerintah belum maksimal,” katanya.

Target

Setelah kegiatan ini, Andi mengharapkan masing-masing pihak membagi tugas. “Program Kampung Zakat ini harus memiliki target waktu. Enam bulan pertama harus sudah ada sesuatu yang dihasilkan untuk dapat di-launching,” ujarnya. Sebagaimana diharapkan Andi, sejumlah lembaga zakat sudah melaksanakan programnya di Kampung Zakat. Di antara lembaga zakat yang sudah menggelar kegiatan tersebut adalah seperti Baznas Banten, LAZ Harfa, Dompet Dhuafa Banten, dan LAZGIS.

Baznas Banten menggelar pelatihan pengolahan keripik pisang dan gula aren. Kegiatan yang berlangsung Sabtu-Minggu (13-14/10/2018) itu diikuti 32 warga “Kampung Zakat” (penerima manfaat) di Desa Ciladaeun Kecamatan Lebak Gedong, Kabupaten Lebak. Pada hari pertama, Sabtu (13/10/2018), para peserta mengikuti pelatihan pengolahan keripik pisang. Mereka antara lain dilatih membuat keripik pisang berbagai rasa. Di antaranya keripik pisang original, keripik pisang barbeque, keripik pisang susu, dan keripik pisang coklat.

“Selain itu, para peserta juga mendapatkan pelatihan cara mengemasnya secara baik dan aman,” kata Ketua Baznas Banten Suparman Usman. Pada kari kedua, para peserta mengikuti pelatihan pengolahan gula aren menjadi gula semut. Pelatihan ini dibuka langsung Ketua Baznas Provinsi Banten Suparman Usman.

Sementara itu, di Kampung zakat tersebut, LAZ Harfa mengelar kegiatan penyadaran warga agar tidak lagi membuang air besar sembarang. Kegiatan ini menggunakan metode pemicuan CLTS (Community Lead Total Sanitation). Dompet Dhuafa Banten mengelar program Jaminan Makanan Bulanan (Jambu) dan LAZGIS program kejar Paket A, B, dan C bagi warga Ciladaeun. (KO)*


Sekilas Info

Kegiatan Reses Dewan Diawasi

SERANG, (KB).- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Banten menerjunkan petugas untuk mengawasi kegiatan reses, kegiatan tersebut rawan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *