Kemenag Banten Adakan Sertifikasi Pembimbing Manasik Haji

Dr. H. Machdum Bachtiar, Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Banten.*

Kanwil Kemenag Provinsi Banten akan melaksanakan kegiatan sertifikasi pembimbing manasik haji yang akan dilaksanakan pada 9 sampai 18 Desember 2019. Kegiatan yang mengambil tempat di salah satu hotel di kawasan Anyer Serang ini akan diikuti oleh 100 peserta dan dibiayai sepenuhnya oleh DIPA Kanwil Kemenag Banten.

Ditemui di ruang kerjanya, Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Kabid PHU) Kanwil Kemenag Provinsi Banten H. Machdum Bachtiar mengatakan, kegiatan sertifikasi pembimbing manasik haji ini akan diikuti oleh 60 peserta dari delapan kabupaten/kota yang ada di Provinsi Banten. Kemenag Kabupaten Serang, Pandeglang, Lebak, dan Kabupaten Tangerang, masing-masing mendapat kuota 9 peserta.

Adapun Kota Tangerang, Kota Cilegon, Kota Serang, Kota Tangerang Selatan masing- masing mengirimkan 6 orang peserta, yang terdiri dari unsur Seksi PHU, Kepala KUA/Penghulu, penyuluh, pengawas pendidikan, dan Forum Komunikasi Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (FKKBIHU).

“Selain peserta dari kabupaten/kota, kegiatan ini juga berasal dari 40 peserta, yang terdiri dari unsur Kesra Provinsi Banten, UIN SMHB Banten, perguruan tinggi swasta (PTS), Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Provinsi Banten, dan MUI Provinsi Banten masing-masing dua orang.

Kemudian dari Forum Komunikasi Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (FK KBIHU) Provinsi Banten, Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Provinsi Banten, Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi Banten dan dari ormas Islam di antaranya NU, Muhammadiyah, Persis, Al-Khaeriyah, Mathlaul Anwar masing-masing satu orang peserta,” ucap Machdum.

Mahdum Bachtiar mengatakan, sertifikasi pembimbing manasik haji ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas, kreativitas, dan integritas pembimbing manasik agar mampu melakukan aktualisasi potensi diri dan tugasnya secara profesional dalam rangka mewujudkan jemaah haji mandiri baik dalam hal ibadah maupun perjalanan.

Selain itu, memberikan pengakuan dan perlindungan atas profesionalitas pembimbing manasik untuk melaksanakan haji tugas, tanggung jawab, dan kewenangannya dalam memberikan bimbingan manasik haji sesuai ketentuan pemerintah.

Kemudian memberikan standardisasi kompetensi pembimbing agar dapat memberikan jaminan kualitas pelayanan bimbingan manasik haji dan menjadi mediasi bagi Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah dalam mewujudkan penjaminan mutu bagi pembimbing manasik baik yang ada di pemerintah maupun masyarakat.

“Pelaksanaan kegiatan sertifikasi pembimbing manasik haji yang rencananya akan dibuka oleh Dirjen PHU ini diisi oleh para narasumber dari Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama, Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanudin Banten, Kanwil Kemenag Banten dan para praktisi yang ahli pada bidangnya,” tutur Machdum.

Menurut dia, kegiatan yang sama akan dilaksanakan pada bulan Januari 2020. Namun biayanya ditanggung secara swadana oleh peserta yang umumnya berasal dari pengurus Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah.

“Sertifikasi Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah ini amat urgen dimiliki oleh pengurus KBIH karena merupakan salah satu persyaratan akreditasi dan pembimbingan ibadah haji,” ucap Kepala Seksi Bimbingan Haji dan Umrah Kanwil Kanwil Kemenag Banten H. Deni Rusli yang juga sebagai ketua panitia kegiatan.*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here