Keluarga Berperan Penting Dalam Pembangunan SDM Berkualitas

Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Banten, Drs Aan Jumhana M.Si saat menyampaikan materi “Penyiapan Remaja Sebagai SDM Berkualitas di Era Bonus Demografi dan Revolusi Industri 4.0 di Provinsi Banten”, di Auditorium FEB Untirta, Senin (28/10/2019).*

SERANG, (KB).- Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Banten, Drs Aan Jumhana M.Si menyampaikan bahwa Keluarga mempunyai peran penting dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM) berkualitas. Kemajuan bangsa di masa depan ditentukan oleh 80 persen SDM dan 20 persen oleh sumber daya alam (SDA) yang berlimpah.  

“Kualitas SDM dan Kemajuan bangsa ditentukan oleh Keluarga Berencana (KB), kesehatan, dan pendidikan. Keluarga mempunyai peran penting dalam pembangunan SDM. Dan Penduduk berkualitas merupakan modal pembangunan,” ujar Aan pada kegiatan CNN Meet Up bersama BKKBN dengan tema “Penyiapan Remaja Sebagai SDM Berkualitas di Era Bonus Demografi dan Revolusi Industri 4.0 di Provinsi Banten”, di Auditorium FEB Untirta, Senin (28/10/2019).

Hadir dalam kegiatan tersebut Rektor Untirta Fatah Sulaiman, narasumber dari CNN Indonesia, influencer Wahyu Fahmi Fadhila dan dimoderatori oleh Dea Kartika. Serta diikuti ratusan mahasiswa.

Rektor Untirta, Fatah Sulaiman memberikan Cinderamata kepada Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Banten Aan Jumhana.*

Aan mengatakan, setiap provinsi memiliki momentum bonus demografi yang berbeda karena rasio ketergantungannya berbeda-beda. Berdasarkan proyeksi 2010-2035, bonus demografi di Provinsi Banten sudah dimulai sejak tahun 2012 dan titik terendah rasio ketergantungan terjadi pada tahun 2028-2031. Potensi dari bonus demografi adalah meningkatnya jumlah angkatan kerja usia produktif dan meningkatnya tabungan masyarakat sebagai sumber perekonomian.

 “Kepala BKKBN dr Hasto Wardoyo mengatakan bahwa bonus demografi harus dimaknai dengan kualitas SDM yang unggul agar bonus tersebut menjadi manfaat untuk kesejahteraan Indonesia,” ujar Aan.

Ia mengungkapkan, bahwa pihaknya dalam menyiapkan generasi mendatang yang berkualitas, fokus pada pembangunan keluarga dengan pendekatan siklus hidup manusia. Selain itu, BKKBN melalui program generasi berencana (Genre) membantu dan memfasilitasi terwujudnya tegar remaja, yaitu remaja yang berperilaku sehat, terhindar dari resiko Triad KRR, menunda usia pernikahan, mempunyai perencanaan kehidupan berkeluarga untuk mewujudkan keluarga kecil bahagia sejahtera serta menjadi contoh, model idola, dan sumber informasi bagi teman sebayanya.

“BKKBN telah melakukan promosi program genre dengan berfokus pada pencegahan nikah dini, penyiapan life skills, pencegahan penyalahgunaan nafza. Melakukan penyuluhan-penyuluhan secara langsung pada remaja di kampung, sekolah, maupun melalui media sosial. Dan diharapkan akan muncul generasi emas  yang memiliki pola hidup sehat sehari-hari, mempunyai pendidikan yang tinggi, pekerjaan kompetitif, menikah terencana dan aktif dalam kehidupan masyarakat,” ujarnya. (KO)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here