Sabtu, 23 Februari 2019
SUASANA pengukuhan Muhammad Masykur sebagai Kepala Perwakilan BPKP Banten menggantikan Bonardo Hutahuruk di Pendopo Gubernur, Jumat (18/1/2019).*

Kekurangan Tenaga Auditor, Gubernur Banten Buka Pintu untuk BPKP

SERANG, (KB).- Gubernur Banten Wahidin Halim, membuka pintu untuk tenaga auditor Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) menjadi pegawai Pemprov Banten. Hal tersebut dilakukan karena Pemprov Banten masih kekurangan tenaga auditor.

“Kami membutuhkan 120 orang tenaga auditor. Saat ini hanya ada 40 orang, jadi kurangnya sekitar 80 orang,” katanya saat mengukuhkan Muhammad Masykur sebagai Kepala Perwakilan BPKP Banten menggantikan Bonardo Hutahuruk di Pendopo Gubernur, Jumat (18/1/2019).

Menurut dia, tenaga auditor sangat dibutuhkan di Pemprov Banten dalam rangka meningkatkan kualitas tata kelola keuangan, termasuk dalam rangka pelaksanaan anggaran. “Ke depan saya sampaikan kepada Bapak Kepala BPKP bahwa kita siap,” katanya.

Ia mengatakan, sudah mempersiapkan segala kebutuhan bagi auditor BPKP yang ingin menjadi pegawai Pemprov Banten. “Udah kita siapin rumahnya, siapin kamarnya, siapin eselonnya, gajinya yang lebih tinggi dari BPKP pusat untuk membantu pemprov. Silakan diizinkan untuk teman-teman BPKP yang mau bekerja di Provinsi Banten, kami rangsang untuk pindah ke sini (Pemprov Banten),” ujarnya.

Pemprov Banten bersama BPKP Perwakilan Banten sepakat menjalin kerja sama untuk membentuk Satuan tugas (Satgas) Keuangan sejak tahun 2018. Dalam kesepakatan itu, BPKP telah menerjunkan 20 auditor untuk melakukan pengawasan pengelolaan keuangan di Pemprov Banten. “Dua puluh orang auditor tersebut sudah memberikan kontribusi yang sangat signifikan terhadap keuangan pemprov terkait pemeriksaan oleh BPK,” ucapnya.

Salah satu pertimbangan Pemprov Banten meminta bantuan ke BPKP, yakni pemprov kekurangan tenaga akuntansi dan tenaga pemeriksa/auditor. Adapun tugas auditor BPKP yang tergabung dalam Satgas Keuangan meliputi monitoring, pemeriksaan hingga pengawasan pengelolaan keuangan daerah.

Pemprov Banten terus berkomitmen melakukan peningkatan laporan keuangan daerah. Selain mengoptimalkan kinerja Inspektorat, pemprov juga telah menjalin kerja sama dengan BPKP untuk membentuk Satgas Keuangan.

“Dalam kurung dua tahun kita mendapat WTP dua kali berturut-turut dan besok juga insya Allah dapat lagi WTP 2018. Tapi ada WTP bukan berarti tidak ada korupsi dan tidak ada penyimpangan, tidak ada kecurangan-kecurangan. Oleh karena itu, memang program saya bersama Pak Andika (Wakil Gubernur Banten) dalam rangka reformasi birokrasi salah satunya perbaikan di tata kelola keuangan,” tuturnya.

Ia berharap, Kepala BPKP Perwakilan Banten yang baru dilantik dapat berkomitmen kerja sama dengan Pemprov Banten, serta kabupaten/kota di Banten. Tujuannya untuk meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah.”Mudah-mudahan bisa bekerja sama dengan baik,” katanya.

Mengukuhkan

Kepala BPKP Pusat Ardan Adi Perdana berterima kasih kepada Gubernur Banten yang telah mengukuhkan Kepala BPKP Perwakilan Banten. Ia berharap Pemprov Banten beserta jajarannya bisa menerima Kepala BKPK Perwakilan Banten menjadi mitra kerja. Sehingga sinergi yang telah berjalan dapat dipertahankan dan lebih ditingkatkan lagi.

“Kami juga mencatat dari tahun 2015-2018 telah menunjukkan tren yang positif, dimana dari delapan pemerintah kabupaten dan kota di Banten sudah mendapatkan level III, termasuk Pemprov Banten. Untuk sistem pengendalian intern pemerintah yang menunjukkan kemampuannya untuk bisa menjaga akuntabilitas pengelolaan keuangan dan penyelenggaraan pemerintahan,” katanya.

Untuk diketahui, dalam pengukuhan ini hadir Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy, Pj Sekda Banten Ino S Rawita, Kepala BPKP Pusat Ardan Adiperdana, Kepala Daerah dari kabupaten/kota se-Banten dan Kepala OPD Pemprov Banten. (SN)*


Sekilas Info

Pendaftar Seleksi Calon Anggota Komisi Informasi Banten Membeludak

SERANG, (KB).- Pendaftar seleksi calon Anggota Komisi Informasi (KI) Provinsi Banten periode 2019-2023 membeludak. Sampai …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *