Minggu, 25 Februari 2018
SEKRETARIS Pengprov TI Banten, Fiva Zabreno (kiri) berfoto bersama Taekwondoin Banten peraih medali perunggu di Kejurnas Taekwondo Senior Banten.*

Kejurnas Taekwondo Senior 2017, Tim Banten tak Mencapai Target

SERANG, (KB).- Tim Taekwondo Banten tak mencapai target yang sebelumnya dicanangkan, untuk dapat diraih pada ajang Kejurnas Taekwondo Senior 2017. Alasannya, mereka hanya mampu membawa pulang enam medali perunggu, dari target minimal satu medali emas yang dicanangkan sebelumnya.
Berdasarkan informasi yang diterima Kabar Banten, raihan medali perunggu tersebut diraih Desti Wulandari, Nor Heti Lutfia, Labibsh, Harits, Prasetyo dari nomor kyurugi. Sementara, satu perunggu lainnya didapat dari nomor poomsae melalui Dea/Irvan.

Sekretaris Pengprov Taekwondo Indonesia (TI) Banten, Fiva Zabreno mengatakan, meski tidak mampu mencapai target yang diharapkan sebelumnya, namun dia cukup bersyukur, karena Banten masih mampu meraih medali pada Kejurnas tersebut. Terlebih melalui kompetisi setingkat kejuaraan nasional.
“Kami bersyukur masih bisa mendapat medali, tapi memang kami tidak puas dengan hasil ini. Apalagi, untuk yang medali perunggu tidak bisa mengikuti Pelatnas, karena hanya peraih medali emas saja yang berkesempatan untuk masuk Pelatnas Asian Games 2018,” katanya kepada Kabar Banten, Ahad (26/11/2017).

Ia menuturkan, berdasarkan hasil evaluasi, raihan minor tersebut disebabkan, karena persiapan yang kurang matang pada Tim Taekwondo Banten. Mereka hanya melakukan sentralisasi selama sepekan, kemudian desentralisasi selama dua pekan. “Persiapan tersebut ternyata tidak sebanding dengan yang telah dilakukan daerah lain, karena mereka sudah melakukan sentralisasi selama dua bulan lebih. Selain itu, pembatasan usia yang hanya 17-23 tahun juga memengaruhi hasil ini, karena kami cukup kesulitan mendapatkan atlet potensial di usia tersebut,” ucapnya.

Selain itu, ujar dia, taekwondoin dari daerah lain yang diterjunkan pada ajang tersebut merupakan atlet terbaik di tingkat nasional. Alasannya, untuk mengejar tiket tampil di Asian Games, sejumlah atlet menurunkan taekwondoin terbaik mereka yang merupakan peraih medali pada PON di Jawa Barat.
“Ini kan untuk tiket ke Asian Games, jadi mereka menerjunkan taekwondoin terbaik ditambah dengan persiapan yang sangat matang,” tuturnya.

Meski begitu, kata dia, untuk PON Remaja tahun depan, pihaknya memastikan Banten akan menunjukkan perbaikan prestasi dibanding pada Kejurnas tersebut. Alasannya, persiapan yang dilakukan sudah sejak lama, sehingga dapat melakukan pembinaan kualitas dengan matang.
“Nanti kami evaluasi, atlet yang sudah masuk pelatda jangka panjang, tapi tidak meraih prestasi pada Kejurnas ini akan kami degradasi. Alasannya, agar mereka juga ada pertanggungjawaban dari hasil pembinaan selama pelatda jangka panjang,” ujarnya. (YA)***


Sekilas Info

Pertandingan Ujicoba Perserang vs Persib: Pemesan Tiket Sudah Ribuan

SERANG, (KB).- Perserang yang mengundang klub sepak bola kenamaan Indonesia, Persib Bandung, nampaknya cukup menyedot perhatian …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *