Kejurnas Muaythai, Banten Ajukan Tuan Rumah

SERANG, (KB).- Setelah sukses menyelenggarakan Kejurnas Muaythai tingkat Pelajar dan Mahasiswa, kali ini Banten kembali berkeinginan, untuk menjadi tuan rumah Kejurnas Muaythai. Rencananya, Kejurnas Muaythai nanti akan dijadikan ajang, untuk persiapan atlet Muaythai Indonesia menghadapi SEA Games.

Seperti diketahui, Pengurus Besar Muaythai Indonesia (PBMI) belum menunjuk daerah yang akan dijadikan tuan rumah. Selain Banten, sudah ada beberapa daerah, seperti Jakarta dan Bali yang sudah menyatakan kesiapannya menggelar kejurnas.

“Banten siap jadi tuan rumah Kejurnas Muaythai 2018 kalau ditunjuk oleh pengurus muaythai pusat,” kata Ketua Komite Olah Raga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Banten, Brigjen Pol (Purn) Rumiah Kartoredjo, Selasa (2/10/2018).

Kota Serang sebelumnya telah mendapat mandat menyelenggarakan Kejurnas Muaythai 2018 tingkat Pelajar, Mahasiswa, dan Umum di GOR Gelanggang Remaja, Ciceri, Kota Serang. Pada pelaksanaan Kamis hingga Ahad (27-30/9/2018) lalu diikuti oleh atlet muaythai dari 19 provinsi se-Indonesia. “Dari 34 provinsi se-Indonesia 19 yang ikut (Kejurnas Muaythai),” ujarnya.

Ketua PBMI, Sudirman menuturkan, sudah ada beberapa daerah yang sudah menyatakan kesiapannya untuk menjadi tuan rumah Kejurnas Muaythai. Daerah tersebut, yakni Bali, Makassar, dan Jakarta. “Nanti Kejurnas Muaythai tempatnya kalau bukan di Makassar, Bali, Jakarta atau Banten kata ibu ketua KONI tadi (Rumiah), jadi empat daerah (calon tuan rumah),” ucapnya.

Ia menjelaskan, Kejurnas Muaythai 2018 tersebut merupakan agenda resmi PBMI dengan bertujuan, untuk menyeleksi atlet yang akan dipersiapkan menuju SEA Games 2019 di Filipina. “Itu (Kejurnas Muaythai 2018) tempat kalian (atlet muaythai) untuk datang mengadu kemampuan, karena itu merupakan ajang seleksi untuk SEA Games menuju Filipina,” tuturnya.

Seperti diketahui, berdasarkan hasil rapat South East Asean Games Federation (SEAGF) pada Selasa hingga Rabu (15-16/5/2018) di Hotel Shangrilla, Manilla, Filipina menghasilkan beberapa keputusan, salah satunya pengajuan cabang olah raga yang akan dipertandingkan di SEA Games ke-30 pada 2019.

Tuan rumah Filipina mendapatkan kekuasaan untuk menentukan cabang olah raga mana yang akan dimainkan. Filipina akhirnya memilih 30 cabor yang akan dipertandingkan di SEA Games pada 2019 mendatang. “Harus bersyukur muaythai menjadi 30 cabang olah raga yang akan dipertandingkan,” katanya.

Ia menuturkan, selain Kejurnas Muaythai 2018, event lain yang menjadi atensi pada atlet, ialah pra-PON Papua 2019. Ajang tersebut diharapkan menjadi persiapan bagi atlet muaythai seluruh Indonesia, agar mampu lolos kompetisi PON 2020. “Saya berharap, kepada pelatih (muaythai), agar kerja keras melatih, agar pra-PON mampu meloloskan sebanyak-banyaknya (atlet),” ucapnya. (FI)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here