Kejurda Basket Pelajar Banten, Tangsel Kawinkan Gelar

Tim Basket Pelajar putra dan putri Tangsel beserta pelatih, dan official berfoto bersama setelah mendapatkan piala pada Kejurda basket pelajar Dispora Banten.*

SERANG, (KB).- Tim basket pelajar Kota Tangerang Selatan (Tangsel) berhasil mengawinkan gelar pada Kejuaraan Daerah (Kejurda) bola basket antarpelajar se-Banten, di Gelanggang Remaja (GR) Maulana Yusuf Ciceri, Kota Serang, Jumat (1/11/2019).

Diketahui, gelar tersebut didapatkan setelah tim basket putri Tangsel menang dramatis atas tim basket Cilegon, dengan skor akhir 47-40. Sedangkan tim basket putra Tangsel menang meyakinkan dengan skor telak atas Kabupaten Tangerang, dengan skor akhir 54-23.

Menanggapi hal itu, Pelatih Tim Basket Putra Tangsel Arga Wahyu Pamungkas mengatakan, tim asuhannya sudah sesuai arahan dan tujuannya. “Target emang dari awal harus juara, dan meninggalkan skor jauh agar kami dan pemain bisa bermain dengan aman dan nyaman,” ucapnya.

Untuk persiapan, Arga mengaku sebenarnya singkat, tetapi Tangsel diuntungkan pada kejuaraan antarsekolah. “Untuk kompetisi antarsekolah, kami alhamdulillah sudah berpengalaman. Maka dari itu, di sini bisa mengimbangi bahkan melewati daerah lain. Harapannya sih ke depan kami mengincar pada Popda tahun depan,” katanya kepada Kabar Banten.

Senada dengan itu, Pelatih tim basket Tangsel Putri Indriana Retno Safitri mengungkapkan, meski mempersiapkan tim secara dadakan, tapi dirinya tetap meyakinkan kepada anak asuhnya agar harus menang pada mental.

“Saya selalu memberikan arahan kepada para atlet mental dulu menangin, baru skor. Seperti tadi dilihat awal dan pertengahan pertandingan kami imbang, tapi setelah saya kasih kepercayaan bahwa kalian bisa membalikkan keadaan, diakhir kami bisa melakukan itu dan menang,” ujarnya.

Sementara, Sekretaris Dispora Banten Ai Dewi Suzana mengaku, sebenarnya keinginan dari pihaknya Kejurda Basket Banten bisa dilaksanakan secara open. Tidak hanya dari masing-masing antardaerah kota dan kabupaten di Banten saja.

“Iya kami sih pengennya sebetulnya open, biar bisa lebih banyak lagi pesertanya. Kan dari masing-masing daerah punya banyak klub basket, nah nanti kami batasi minimal dan maksimal klub yang membawa nama baik daerahnya di setiap domisili,” tuturnya.

Namun, Ai Dewi tetap terkesan dengan daerah Tangerang Selatan yang telah dinobatkan sebagai juara Kejurda Basket 2019, dan dapat menyingkirkan daerah-daerah lain dengan mudah.

“Semoga bisa ditiru oleh daerah lain, sehingga kami bisa menyatukan bibit-bibit pebasket pelajar daerah masing-masing. Tidak hanya dari signifikan satu daerah saja, tapi itu kan kembali pada pembinaan Dispora kota/kabupaten sekitar,” katanya. (Azzam/YA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here