Kejuaraan Bulutangkis Antar Pelajar Dispora Banten, Kontingen Cilegon Pertanyakan Mekanisme Pembatalan Hadiah

CILEGON, (KB).- Kontingen Bulutangkis Kota Cilegon mempertanyakan aturan dan mekanisme pembatalan hadiah yang dilakukan oleh panitia pada Kejuaraan Bulutangkis antar pelajar yang digelar oleh Dispora Banten mulai Jumat-Ahad,(26-28/10/2018) di Serang.

Manajer tim Kota Cilegon Steven kepada Kabar-Banten.com, Sabtu (27/10/2018) mengatakan,adalah hal yang aneh ketika pertandingan usai, tiba-tiba panitia membatalkan hadiah pada kelas ganda campuran.

“Kejadiannya di kelas ganda campuran, dimana tim kami bertanding dan kalah dibabak semifinal dan masuk dalam juara tiga bersama. Artinya dikejuaraan bulutangkis manapun juara 3 bersama berhak mendapat hadiah, apalagi kategori pelajar,” katanya.

Steven melanjutkan, pada saat pembagian hadiah, tiba-tiba panitia mendadak membatalkan dengan alasan ganda campuran tidak dipertandingkan. Padahal, kata dia sejak awal sudah bertanding baik babak penyisihan maupun fase semifinal.

“Ini bagi kami adalah hal yang aneh, kalau memang tidak dipertandingkan dari awal saat tekhnical meeting, jangan pertandingan usai dibatalkan.Gimana mau maju olah raga bulutangkis kalau pembinaannya seperti ini,” ujarnya.

Steven menyayangkan pada pihak-pihak panitia yang terlibat didalamnya dengan alasan tidak tahu dan tidak mencarikan solusi.

“Artinya, atlet yang sudah bertanding tidak dihargai. Kalau sudah begini mental pemain akan down dan kami mempertanyakan keseriusan pembinaan dari OPD yang bersangkutan,”tuturnya.

Sementara itu Kabid Olah raga pada Dispora Provinsi Banten Jajuli ketika dikonfirmasi tidak tahu menahu dengan kegiatan tersebut. Bahkan ia mengaku tidak dikasih tahu adanya event skala pelajar.

“Jujur saya tidak tahu ada kegiatan itu, karena memang ada 2 Kabid pada bidang olahraga. Saya memang pernah menanyakan, dan dijawab singkat lagi berjalan. Artinya event itu sudah tidak ada masalah, nanti saya cari tahu lebih lengkap,” ungkapnya. (HS)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here