Senin, 19 Februari 2018

Kejati Selidiki Proyek Cilemer

SERANG, (KB).- Penyelidik pidana khusus (pidsus) Kejati melakukan proses penyelidikan proyek tanggul untuk normalisasi penahan banjir Sungai Cilemer di Pagelaran, Kabupaten Pandeglang. Proyek tahun 2014 senilai Rp 11 miliar dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Banten tersebut, diduga terdapat perbuatan tindak pidana korupsi yang merugikan keuangan negara.

Berdasarkan sumber Kabar Banten di lingkungan Kejati Banten, proyek tersebut diusut setelah adanya laporan dari masyarakat. Dalam laporannya, masyarakat menduga proyek tersebut terdapat praktik tindak pidana korupsi dengan tidak sesuainya spesifikasi. “Arahnya kesana (spesifikasi),” ujarnya, Rabu (22/11/2017).

Dalam proses penyelidikan, penyelidik dikatakannya mendapati bahwa proyek tersebut telah dialihkan melalui pihak ketiga. Hal tersebut jelas telah bertentangan dengan Pasal 87 ayat (3) Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2010 Tentang Pengadaan Barang atau Jasa Pemerintah. “Saya tidak ingat nama pelaksana pekerjaannya dan pihak ketiga,” katanya.

Dia menuturkan selama proyek penyelidikan, penyelidik telah memintai keterangan dari pihak terkait termasuk pejabat pelaksana teknis kegiatan (PPTK) dan sejumlah pejabat di DPUPR Banten. “Masalahnya pihak ketiga ini yang sulit kita hubungi. Kami telah layangkan surat untuk diminta keterangan, tapi informasi terakhirnya kantornya sudah pindah,” ucapnya.

Dia menambahkan, beberapa pekan yang lalu penyelidik bersama ahli dari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) telah memeriksa hasil pekerjaan proyek tersebut. Pemeriksaan fisik tersebut untuk menilai kualitas proyek. “Sudah diperiksa, hasilnya saya belum tahu seperti apa. Kalau tidak sesuai berarti mengarah sudah ke pidana,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Banten Holil Hadi ketika dikonfirmasi, enggan berkomentar saat ditanya seputar penyelidikan tersebut. Menurutnya, instansinya tidak membolehkan proses penyelidikan disampaikan ke publik atau media. “Setiap penyelidikan tidak bisa saya sampaikan. Nanti ada waktunya kami ekspos, karena kami juga akan transparan dalam pengungkapan kasus,” tuturnya. (FI)***


Sekilas Info

NASIB BANTEN DI TAHUN ANJING TANAH

Dalam tradisi Tionghoa ada satu kepercayaan yang memprediksi kondisi  satu tahun yang akan berjalan, atau …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *