Kejar Pembangunan di Banten Selatan, WH-Andika Janji Tekan Kesenjangan

SERANG, (KB).- Gubernur Banten Wahidin Halim akan mengejar ketertinggalan dua wilayah, yakni Kabupaten Pandeglang dan Lebak, terutama dari sisi pembangunan infrastruktur. Hal tersebut untuk menekan kesenjangan antara dua wilayah tersebut dengan wilayah lainnya. “Harus kita tingkatkan di wilayah selatan. Apa yang menjadi kekurangan selama ini, salah satunya infrastruktur,” kata Wahidin Halim seusai dilantik bersama Wagub Andika Hazrumy, di Istana Negara, Jakarta, Jumat (12/5/2017).

Menurutnya, selama ini wilayah Selatan Banten yakni Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Lebak masih terjadi disparitas dibandingkan wilayah Utara Banten, terutama Tangerang.
“Kalau Tangerang kan ada ekspansi dari Jakarta. Jadi ada faktor-faktor yang mendorong kemajuan di Tangerang,” ujarnya. Namun, ia juga meminta Pemkab Lebak dan Pandeglang untuk bersinergi mengejar ketertinggalan tersebut dengan kota/kabupaten lainnya di Banten. “Persoalan utamanya infrastruktur jalan. Harus kita tingkatkan pembangunan di selatan. Gampang koordinasi (dengan kabupaten/kota), terpenting sama-sama punya niat baik untuk Banten,” tutur Wahidin.

Sementara itu, Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy menyatakan siap kompak dengan WH untuk bersama membangun Banten lebih baik. “Kalau pembagian tugas antara gubernur dan wakil gubernur kan sudah diatur oleh undang-undang. Terpenting adalah saling mengisi dan menguatkan, berkolaborasi untuk menjalankan visi dan misi dan mewujudkan harapan masyarakat Banten,” tutur Andika Hazrumy.

Sementara, Ketua DPRD Banten Asep Rahmatullah berharap, setelah dilantik WH-Andika bisa segera bekerja dan membangun sinergitas dengan DPRD Banten dalam menjalankan visi dan misi yang telah disampaikan sebelumnya. “Mudah-mudahan bisa segera bekerja dan membangun sinergitas dengan DPRD. Karena sesuai ketentuan undang-undang bahwa penyelenggara pemerintahan di daerah adalah gubernur dan DPRD,” kata Asep.
WH-Andika diminta langsung bekerja untuk menyelesaikan persoalan-persoalan pembangunan di Banten yang selama ini masih dianggap kurang. “Ya prioritas di Banten itu misalnya persoalan infrastruktur,” ujar Asep.

Sebelumnya, Wahidin Halim dan Andika Hazrumy secara resmi dilantik menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Banten 2017-2022 oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, di Jakarta, Jumat (12/5/2017). Pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Banten hasil Pilkada serentak 2017 tersebut, bersamaan dengan pelantikan Gubernur Sulawesi Barat, Gorontalo, Papua Barat, Bangka Belitung dan Wakil Gubernur Kepulauan Riau. “Demi Allah saya bersumpah akan memenuhi kewajiban saya sebagai gubernur dan wakil gubernur dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya. Memegang teguh UUD Negara RI 1945 dan menjalankan segala UU dan peraturannya dengan selurus-lurusnya serta berbakti pada masyarakat, nusa dan bangsa,” kata Presiden Joko Widodo saat memimpin sumpah jabatan di Istana Negara Jakarta, Jumat.

Sumpah jabatan dihadiri juga oleh Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Wakil Presiden Jusuf Kalla, Istri Wakil Presiden Mufidah Jusuf Kalla, Presiden ke-3 BJ Habibie, Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri, Ketua DPR Setya Novanto, para menteri Kabinet Kerja serta berbagai pemimpin lembaga negara lain. Setelah melakukan sumpah jabatan, 11 pejabat negara itu menandatangani berita acara sumpah jabatan dilanjutkan dengan menerima ucapan selamat dari Presiden serta tamu negara lain. Kelimanya dilantik berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) No. 46 dan No. 50 tahun 2017 tertanggal 27 April dan Keppres No. 52 p, No. 53 p, No. 54 p dan No. 55 p tahun 2017 tertanggal 10 Mei 2017. (H-42)***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here