Jumat, 22 Februari 2019

Kedokteran Untirta Terima 50 Mahasiswa

SERANG, (KB).- Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) akan menerima 50 mahasiswa baru, untuk Fakultas Kedokteran angkatan pertama. Hal tersebut disampaikan Rektor Untirta Sholeh Hidayat, di Gedung Rektorat Untirta, Jumat (8/2/2019).

“Kami masih menunggu Surat Keputusan (SK) Pendirian Fakultas Kedokteran, jika keluar pada Februari atau Maret, Untirta hanya menerima 50 mahasiswa baru,” katanya kepada Kabar Banten.

Ia menjelaskan, ada dua jalur yang bisa peserta ikuti untuk masuk ke Fakultas Kedokteran, yakni melalui Seleksi Masuk Bersama Perguruan Tinggi (SBMPTN) dan Ujian Masuk Mandiri (UMM).

“Jika SK tersebut terbit pada Februari bisa mengikuti jalur SBMPTN. Namun, jika Maret proses penerimaannya akan menggunakan UMM,” ujarnya.

Ia menuturkan, Fakultas Kedokteran Untirta terus melakukan pemenuhan sejumlah persyaratan, di antaranya melakukan evaluasi kecukupan. Lalu, sudah dilakukan visitasi lapangan, untuk memotret kondisi sumber daya manusia, seperti dosen dan tenaga kependidikan. Selain itu, melengkapi sarana prasarana, ruang kelas, laboratorium, serta kesiapan rumah sakit.

“Kesiapan rumah sakit yang akan dijadikan tempat pendidikan, yakni Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cilegon,” ucapnya.

Menurut dia, RSUD Cilegon sudah sering dijadikan rumah sakit pendidikan oleh sejumlah perguruan tinggi. Oleh karena itu, Untirta juga berkeinginan untuk menjadikan RSUD Cilegon sebagai rumah sakit pendidikan bagi Untirta.

“Untuk penerimaan mahasiswa baru pada Fakultas Kedokteran Untirta, kami akan memprioritaskan warga Banten,” tuturnya.

Ia mengatakan, kuota penerimaan mahasiswa baru bagi Fakultas Kedokteran akan bertambah, jika Fakultas Kedokteran Untirta memiliki akreditasi B. Selain itu, jika SK pendirian sudah terbit, maka memiliki akreditasi C.

“Dari jumlah 50 mahasiswa baru ini akan dibagi lima kelas lebih, karena untuk satu kelas Fakultas Kedokteran hanya diisi 5 sampai dengan 10 mahasiswa,” katanya.

Ia mengklaim, sarana dan prasarana sudah lengkap, bahkan ada satu alat yang lebih baik dari Fakultas Kedokteran UI. Kelengkapan laboratorium tersebut berasal dari dana hibah Pemprov Banten.

“Peningkatan sumber daya manusia akan menyekolahkan dosen khusus kedokteran di luar negeri. Proses kuliah ditarget sampai dengan dua tahun,” ujarnya. (DE/YA)*


Sekilas Info

Kenalkan Prokasih, UPI Serang Kunjungi Unsera

SERANG, (KB).- Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Kampus Serang mengunjungi Universitas Serang Raya (Unsera) untuk memperkenalkan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *