Kebutuhan Rumah Tinggi, Bisnis Poperti di Kabupaten Lebak Menggeliat

LEBAK, (KB).- Beberapa tahun belakangan ini, bisnis perumahan (properti) di Kabupaten Lebak, tumbuh pesat. Hal tersebut dilatarbelakangi oleh kebutuhan tempat tinggal (rumah) di masyarakat cukup tinggi. Tak pelak, diberbagai wilayah Kabupaten Lebak terutama di Kecamatan Rangkasbitung terdapat perumahan baru yang dibangun oleh pengembang.

Dengan layanan servis yang memihak masyarakat kecil dan menengah, para pengembang membuat perumahan dengan fasilitas yang mumpuni serta nyaman. Seperti yang dilakukan PT Royal Bestindo Shakti, salah satu pengembang yang menanamkan investasi di Pasir Ona Rangkasbitung. PT Royal Bestindo telah menyelasaikan sekitar 370 unit rumah dengan type 36/72 dan siap huni.

Tentu saja, pengembang memanjakan masyarakat Kabupaten Lebak yang menginginkan rumah idaman, karena pembangunannya didukung dengan penataan lahan yang baik, sarana insfrastruktur yang bagus, serta hunian rumah siap pakai.

“Selama 1,5 tahun ini, kita telah merampungkan sekitar 370 unit rumah siap pakai. Saat ini, seluruh unit telah dipesan dan sudah ditempati pemiliknya,” ujar Iwan Sukmawan, Manager Marketing PT Royal Bestindo Shakti, kepada Kabar Banten, Kamis (19/9/2019).

Ia mengatakan, bahwa pihaknya menyasar masyarakat menengah ke bawah. Pihaknya memberikan kemudahan transaksi dan nilainya. “Sasaran kita kan masyarakat menengah kebawah, Jadi kita berikan kemudahan bagi konsumen. Kita berikan pelayanan terbaik demi kepuasan konsumen,” ujar Iwan.

Mudahnya akses menuju pusat pemerintahan dan pusat perbelanjaan, membuat perumahan ini layak untuk jadi rekomendasi tempat tinggal di Rangkasbitung. “Lokasinya tidak jauh dari pusat kota dan bisa ditempuh selama hitungan menit saja. Hal itulah yang membuat masyarakat meminati perumahan di sini,” ungkap Iwan.

Ia mengatakan, stok rumah yang ada sudah penuh, kemudian pihaknya akan membangun tahap selanjutnya lebih kurang 300 unit rumah. Di tahun kedua ini, pihaknya menargetkan dapat merampungkan 700 unit perumahan. “Kita akan bangun lagi, sehingga selama dua tahun, diharapkan dapat merampungkan pembuatan 700 unit rumah,” ujar Iwan.

Sementara, Ahmad Fadilah, seorang warga Royal Garden ketika ditemui mengaku puas dengan pelayanan yang diberikan oleh pengembang. Karena selama proses pengajuan dipermudah, asalkan syarat dan ketentuannya dipenuhi. “Mungkin karena syaratnya lengkap ya, makanya dipermudah, ujarAhmad Fadilah. (Lugay)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here