Kebanjiran Pesanan, Omzet Pedagang Perlengkapan Haji Meningkat

Pembeli memilih kain ihram di salah satu pusat perbelanjaan perlengkapan haji di Jalan Sama'un Bakri, Pasar Rau, Kota Serang, Jumat (12/7/2019).*

PEDAGANG oleh-oleh dan perlengkapan haji di Kota Serang mulai kebanjiran pesanan. Saking banyaknya pembeli, omzet yang didapat naik hingga seratus persen. Salah satunya toko yang menjual keperluan haji di Jalan Sama’un Bakri, Pasar Rau, Kota Serang. Dalam sehari, penghasilan toko tersebut, bisa mencapai Rp 15 juta hasil penjualan perlengkapan dan oleh-oleh serta pernak-pernik haji, sedangkan pada hari biasa, berkisar Rp 3-4 juta per hari.

“Untuk oleh-oleh haji meningkat sekitar seratus persen dari hari biasa. Tapi, kalau musim haji naiknya, bahkan bisa lebih banyak. Karena yang masuk ke toko saya itu ada ribuan jemaah calon haji. Siang ini saja saya sudah mengantongi sekitar Rp 15 juta,” kata pemilik toko Rohimudin, Jumat (12/7/2019).

Biasanya, ujar dia, para jemaah calon haji akan berbelanja semua kebutuhan dan perlengkapan haji mendekati keberangkatan, sedangkan untuk oleh-oleh, para pembeli memesan terlebih dahulu dan membayarnya. Sepulang ibadah haji baru diambil oleh pemiliknya masing-masing.

“Yang sudah pesan yang udah belanja alhamdulillah sudah mulai ramai. Tapi, kalau untuk makanan itu belum banyak. Biasanya nanti kalau udah bulan haji baru pada ngambil. Biasanya indent, belanja dulu bayar nota. Nanti pulang haji baru diambil. Kalau untuk perlengkapan itu langsung diambil,” ucapnya.

Oleh-oleh yang dipesan, meliputi kudapan khas Arab Saudi, seperti kacang-kacangan, kismis, kurma, air zam-zam, dan makanan lainnya. Selain itu, pernak-pernik, seperti juga pacar kuku, lipstik, teko air, termos, nampan, serta sejumlah kain tenun, dan juga sipat untuk pembersih mata.

“Kalau di sini harga paling murah mulai dari kurma itu sekitar Rp 250.000 per karton. Pembelinya rata-rata dari daerah Banten saja, seperti Serang, Pandeglang, Rangkasbitung, dan Tangerang. Se-Banten-lah pokoknya, banyak langganannya di sini,” tuturnya.

Seorang pembeli yang juga jemaah calon haji asal Serang Iis menuturkan, berbelanja di saat-saat seperti ini lebih baik dibandingkan menjelang keberangkatan. Karena, biasanya banyak barang yang sudah tidak tersedia.

“Kebetulan, tanggal 18 nanti saya berangkat bareng suami dan keluarga. Jadi, sekarang nyicil dulu, beli yang kecil-kecil. Kayak sajadah, terus peci, kain-kain sama mesen oleh-oleh kurma sama yang lainnya. Kalau beli di sana kan agak mahal ya, terus dibatasi juga,” katanya. (Rizki Putri/Rifki)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here