Puluhan Rumah Warga Baduy Terbakar

kebakaran kampung baduy

LEBAK, (KB).- Sebanyak 84 rumah warga di Kampung Ci­saban Dua, (perbatasan Baduy Dalam/Kampung Cibeo dan Baduy Luar) Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Lebak, ludes terbakar, Selasa (23/5/2017) sekitar pukul 18.30.Berdasarkan informasi dari sejumlah warga, kebakaran yang meludeskan rumah yang dihuni oleh 105 kepala keluarga (KK) itu, berasal dari tungku pengolahan gula aren milik salah seorang warga.

Kepala Pelaksana harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, Kaprawi menjelaskan, keba­karan yang melanda permukiman penduduk di Kampung Cisaban tersebut berlangsung pada Selasa (23/5/2017) malam. Api melalap sebanyak 83 rumah penduduk.Dia juga menjelaskan, pada peristiwa kebakaran tersebut seorang warga bernama Daipan (50) mengalami luka ringan, namun secara keseluruhan tidak menimbulkan korban jiwa.”Seorang warga bernama Daipan me­ngalami luka ringan, namun peristiwa kebakaran itu tidak menimbulkan korban jiwa,” kata Kaprawi, melalui sambungan telefon.

Bantuan Logistik

Kaprawi mengatakan, pihak BPBD Kabupaten Lebak sudah mendistribu­sikan bantuan logistik. Hal itu guna membantu meringankan beban yang dialami warga di salah satu Kampung Kanekes tersebut.
“Pihak BPBD dibantu tim relawan dan TNI-Polri telah mendirikan tenda untuk menampung warga. Bantuan logistik kedaruratan telah diterima para korban. Posko Bencana dan Pos Kesehatan telah selesai didirikan di lokasi. Semoga da­pat mengurangi beban para korban,” ujarnya.

Sementara itu keterangan yang diperoleh dari Camat Leuwidamar, Endi Suhendi, kejadian kebakaran kampung baduy tersebut melanda wilayah perkampungan di Desa Kanekes itu berlangsung cepat. “Kebakaran diduga berasal dari tungku masak salah satu rumah. Karena bangunan rumah yang terbuat dari bahan mudah terbakar, api cepat menjalar ke rumah lainnya,” ucap camat. Dia juga menyebutkan, untuk mengatasi kebakaran itu warga kampung menggunakan alat seadanya berupaya mema­damkan api. Sebab, kampung setempat jauh dari pusat kota dan akses kendaraan untuk masuk ke titik kebakaran juga tidak memungkinkan.(H-22) ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here