Ke Pemkot Tangerang, 56 Aset Kabupaten Diserahterimakan

TANGERANG, (KB).- Dalam kurun waktu satu bulan lebih progres mediasi pembahasan hibah aset antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang dan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang berakhir di meja Penandatanganan Berita Acara Serah Terima Aset Naskah Perjanjian Hibah Daerah dan Kesepakatan Bersama Antar Pemerintah Kabupaten Tangerang dengan Kota Tangerang, Selasa (25/2/2020).

Serah terima aset kedua belah pihak tersebut diteken langsung oleh Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar dan Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah, di Pendopo Bupati Tangerang, Jalan Ki Samaun, Kota Tangerang.

Pada kesempatan itu, Zaki mengatakan, pemindahtanganan aset dengan cara hibah yang difasilitasi oleh Ibnu Jandi (pihak penghubung atau wasit) mengacu pada perundang-undangan yang mengatur mekanisme hibah.

”Berdasarkan undang-undang tentang pengelolaan barang milik daerah, draf perjanjian hibah antara kabupaten dan kota yang dilahirkan berdasarkan kesepakatan bersama dengan difasilitasi Bang Ibnu Jandi. Alhamdulillah pada hari ini bisa ditandatangani,” ucap Zaki.

Dikatakan Zaki, penandatanganan hibah aset menjadi kebahagian yang tak terhingga dikarenakan problematika aset Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang telah lama menjadi pekerjaan yang tak berujung.

”Setelah sekian lama permasalahan aset tak pernah selesai, pada hari ini kita membuktikan dengan dasar memberikan pelayanan dan kepentingan pada masyarakat penandatanganan hibah aset bisa dirampungkan,” tuturnya.

Ketika disinggung mengapa harus ada fasilitasi atau wasit dihibah aset Kabupaten dan Kota Tangerang, Zaki mengungkapkan, kronologis progres hibah yang tidak berujung.

”Sebelumnya kita pernah dimediasikan oleh provinsi, BPK, namun belum berakhir di meja penandatanganan bersama. Oleh sebab itu, kenapa harus ada wasit karena kalau tidak ada wasit tidak beres-beres. Jadi saya ucapkan terima kasih atas peran wasit yang telah memberikan solusi terhadap permasalahan aset ini,” kata Zaki.

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah menyepakati ditunjuknya Ibnu Jandi sebagai wasit merujuk pada kompetensi yang dimiliki.

”Saya ucapkan rasa terima kasih pada Bang Jandi (sapaan akrabnya) yang sudah mendedikasikan ilmunya untuk Kota dan Kabupaten Tangerang hingga terealisasinya penandatanganan hibah ini. Karena berkat kinerja wasit yang mengetahui sejarah permasalahan aset dibantu dengan kerja keras teman-teman OPD Kabupaten dan Kota Tangerang serah terima aset dalam rangka pemaksimalan pelayanan masyarakat bisa dilaksanakan,” tutur Arief.

Sementara itu, Ibnu Jandi mengutarakan, penyerahan aset atau barang daerah secara hibah diawali oleh inisiatif dan niat baik Bupati Tangerang dan Wali Kota Tangerang dengan rujukan Pasal 401 Permendagri No. 19 tahun 2016 tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah.

Mengingat UU No. 2 Tahun 1993 sudah kedaluwarsa dan tidak bisa dijadikan rujukan hukum serah terima aset barang milik daerah Kabupaten Tangerang kepada Pemda Kota Tangerang.

”Pasal 13 Ayat (2) Pelaksanaan penyerahan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) selambat-lambatnya harus diselesaikan dalam waktu 1 (satu) tahun terhitung sejak diresmikannya Kotamadya Daerah Tingkat II Tangerang,” ucap Jandi.

Jandi menyebutkan, hibah aset milik Pemkab Tangerang yang diserahkan kepada Pemkot Tangerang di antaranya 56 (lima puluh enam) bidang barang milik daerah, yang terdiri dari 18 bidang tanah beserta bangunan, dan 38 bidang tanah tanpa bangunan dengan nilai kurang lebih Rp 315.030.278.194,00 dan hibah aset PDAM Tirta Kerta Raharja secara berjenjang.

Sedangkan hibah aset Pemkot Tangerang yang diserahkan pada Pemda Kabupaten Tangerang merujuk pada Permendagri No. 19 tahun 2016 tentang pengelolaan barang milik daerah yang tertuang didalam Pasal 401 Tata Cara Hibah Barang Milik Daerah.

”Hibah aset barang milik daerah yang akan diserahkan kepada Pemkab Tangerang dari Pemkot Tangerang , di antaranya 2 (dua) bidang tanah, masing-masing tanah seluas 2.076 m² peruntukan Grand Resevoir yang berlokasi di Kelurahan Cibodas dan tanah seluas 3.767 m² peruntukan fasilitas air minum yang berlokasi di Kelurahan Karawaci Baru, dimana penyerahan barang milik daerah tersebut dilaksanakan setelah memperoleh persetujuan DPRD Kota Tangerang,” tuturnya. (DA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here