Kawasan Stadion Maulana Yusuf Kota Serang Segera Ditata

Wakil Wali Kota Serang, Subadri saat meninjau kawasan Stadion Maulana Yusuf, Kota Serang.*

SERANG, (KB).- Kawasan Stadion Maulana Yusuf Ciceri Kota Serang akan dibenahi setelah kios-kios pedagang kaki lima (PKL) dibongkar Rabu (2/1/2019) lalu. Penataan dilakukan untuk mengembalikan fungsi stadion sebagai sarana olah raga.

Sekretaris Dinas Pariwisata Pemuda dan Olah Raga (Disparpora) Kota Serang, Samsul Ma’arif mengatakan, kawasan stadion akan dikembalikan menjadi sarana olah raga. Selain itu, kawasan stadion juga akan menjadi sarana refreshing warga Kota Serang.

“Setelah penertiban ini mungkin akan dibikin taman-taman, supaya lebih indah. Hanya memang kalau pembuatan taman-taman seperti itu atau jalan yang bagus bukan di kami ranahnya,” katanya, Jumat (4/1/2019).

Menurut dia, Disparpora hanya menyiapkan konsep penataan tersebut, untuk selanjutnya diserahkan ke organisasi perangkat daerah (OPD) terkait pelaksanaannya. “Ini masih awal tahun anggaran ya. Kami lagi nunggu. Kalau DPA-nya (dokumen pelaksanaan anggaran) sudah ditandatangani, kami jalan,” ujarnya.

Ia menuturkan, untuk menunjang sarana olah raga, tidak menutup kemungkinan nantinya akan dibuat kios-kios pedagang yang menjual alat-alat kebutuhan olah raga serta pedagang lainnya dengan panataan dan payung hukum yang jelas.

“Kalaupun memang nanti akan difungsikan kembali menampung para pedagang mungkin kami akan cari payung hukumnya dulu. Apakah perda atau perwal, karena selama ini stadion itu sesuai fungsinya sarana olah raga,” ucapnya.

Ia mengatakan, PKL ditertibkan, karena sesuai aturan kawasan stadion merupakan sarana olah raga. Oleh karena itu, jika para pedagang mendirikan kios dan berjualan di stadion melanggar aturan. Sebagai antisipasi PKL balik ke kawasan stadion, pihaknya berkoordinasi dengan Satpol PP.

Sementara itu, berdasarkan data Asosiasi Pedagang Kaki Lima (APKLI) Kota Serang, jumlah PKL yang tersebar di Kota Serang sekitar 2.000. Para PKL tersebut tersebar di Pasar Lama, Royal, Pasar Induk Rau, dan di Stadion yang belum lama ini ditertibkan.

“Adapun yang sedang ditata ada 350 PKL di kawasan stadion yang akan direlokasi ke Kepandean. APKLI sedang bina itu,” tutur Koordinator Wilayah APKLI Provinsi Banten, Eko Wijaryanto.

Ketua APKLI Kota Serang, Dede Sobari menuturkan, pihaknya segera mendata dan pembinaan PKL stadion sebagai upaya menjembatani Pemkot Serang dengan para PKL.

“APKLI di sini, ingin menengahi keinginan para pedagang dan keinginan pemkot. Tempat relokasi yang disediakan juga strategis, tidak jauh seperti di stadion. Karena, posisinya berdekatan dengan jalan raya,” katanya.

Ia mengatakan, dari jumlah 350 PKL yang direlokasi dari stadion, hanya 100 PKL yang sudah terdata dan akan berpindah ke tempat relokasi. “Sisanya, lebih memlih berjualan di rumahan,” ujarnya. (Masykur/RI)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here