Senin, 23 Juli 2018

Kasus Selter Pandeglang, Pejabat PUPR Kembalikan Uang Korupsi

SERANG, (KB).- Pejabat Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) Ahmad Gunawan mengembalikan uang yang diduga hasil tindak pidana korupsi senilai Rp 500 juta.

Pengembalian uang setengah miliar tersebut terkait kasus dugaan korupsi proyek pembangunan tempat evakuasi sementara (TES) atau selter di Kampung Sawah, Desa Labuan, Kabupaten Pandeglang tahun 2014 senilai Rp 18,232 miliar.

“Yang bersangkutan (Gunawan) telah menyerahkan uang hasil tindak pidana korupsi sebesar Rp 500 juta kepada kami pada Jumat (4/5/2018),” ujar Kasi Pidsus Kejari Serang Agustinus Olav Mangontan kepada kabar-banten.com, Ahad (6/5/2018).

Dikatakannya, pengembalian uang tersebut dilakukan Gunawan dengan didampingi kuasa hukumnya. Uang Rp 500 juta tersebut kemudian disimpan ke rekening kejaksaan sebagai pembayaran uang pengganti atau kerugian keuangan negara.

“Itikad baik dari terdakwa (Gunawan) tersebut akan menjadi pertimbangan penuntut umum dalam menjatuhkan tuntutan,” kata Olav.

Seperti diketahui, Gunawan menjabat sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dalam proyek tersebut. Dalam dakwaan JPU, Gunawan telah menerima uang Rp 500 juta dari proyek selter. Uang tersebut diterima Gunawan dari Project Manager Wiarso Joko Pranolo yang juga menjadi terdakwa dalam kasus tersebut.

Di Juli hingga Agustus Gunawan menerima uang sebesar Rp 300 juta. Pemberian uang tersebut kemudian berlanjut pada Oktober dan November.

“Perbuatan Ahmad Gunawan selaku PPK merupakan perbuatan melanggar hukum karena bertentangan dengan Peraturan Presiden RI Nomor 54 tahun 2010,” ucap Olav. (FI)*


Sekilas Info

Sungai Ciujung dan Cidurian Kembali Menghitam, Warga Ancam Demo

SERANG, (KB).- Dua aliran sungai besar di wilayah Serang utara yakni Sungai Ciujung dan Cidurian yang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *