Kasus Korupsi JAR, Kejari Kota Cilegon Tetapkan Tersangka

CILEGON, (KB).- Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Cilegon telah menetapkan tersangka kasus korupsi pembangunan Jalan Aat Rusli (JAR) Km 8, atau sebelumnya Jalan Lingkar Selatan (JLS) dengan nilai kerugian Rp900 juta. Sayangnya, pihak Kejari belum mau membuka nama-nama tersangka kasus tersebut.

Kepala Kejari Kota Cilegon Andi Mirnawati hanya mengatakan jika pihaknya telah menetapkan lebih dari satu tersangka. “Untuk nama nanti saja, sebentar lagi kami ekspose kok. Entah itu besok atau lusa. Kerugiannya hampir Rp1 miliar,” katanya.

Menurutnya kasus yang ditangani pihaknya adalah jalan ambruk JAR Km 8 ruas PCI – Anyer. Sementara Kejati Banten menangani JAR Km 8 Ruas Anyer – PCI. “Kami tangani yang sebelah kanan, sebelah lagi Kejati Banten. Orang-orangnya ada yang beda,” ujarnya.

Diketahui, Kejari Cilegon telah memeriksa beberapa orang terkait dugaan kasus korupsi tersebut. Beberapa orang yang diperiksa adalah pensiunan pejabat di Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kota Cilegon, pihak swasta, serta Bagian Unit Layanan Pengadaan (ULP). (AH)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here