Kamis, 15 November 2018

Kasus Kekerasan Anggota DPRD Kota Cilegon, Ketua Fraksi PAN Jadi Tersangka

CILEGON, (KB).- Kepolisian Resor (Polres) Cilegon menetapkan Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cilegon, Hasbudin sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap Sekretaris Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) DPRD Kota Cilegon Yusuf Amin.

Namun kabarnya, penyidik Polres Cilegon menjerat Hasbudin dengan pasal 352 KUHP tentang tindak pidana ringan (tipiring). Sehubungan itu, Polres Cilegon segera mendaftarkan perkara ini ke Pengadilan Negeri (PN) Serang.

Kapolres Cilegon AKBP Rizki Agung Prakoso mengatakan, pihaknya langsung mendaftarkan ke PN Serang karena ancaman hukuman di bawah tiga bulan. “Perkara ini akan ditipiringkan, jadi didaftarkan langsung ke pengadilan,” ujar Rizki, Ahad (8/4/2018).

Pasal tersebut, menurut dia, tidak jauh berbeda layaknya kasus tilang kendaraan. Namun Kapolres Cilegon enggan menjelaskan lebih lanjut. “Untuk lebih jelasnya bisa langsung ke Pak Kasatreskrim (AKP Dadi Perdana Putra),” ucapnya. Kasatreskrim Polres Cilegon AKP Dadi Perdana Putra belum bisa dikonfirmasi. Dadi tidak membalas telepon dan pesan singkat wartawan yang hendak mengonfirmasi persoalan tersebut.

Menyesalkan

Sementara itu, Ketua Fraksi PAN DPRD Kota Cilegon Hasbudin saat dikonfirmasi tidak bersedia memberi tanggapan. Sedangkan Ketua DPD PAN Kota Cilegon Alawi Mahmud, menyesalkan kasus tersebut berlanjut hingga pengadilan. “Saya menyesalkan mengapa Pak Yusuf Amin dan PDIP tidak memberikan pintu maaf. Sampai kasus ini tetap berlanjut bahkan sampai meja persidangan,” katanya.

Padahal, kata Alawi, Hasbudin telah melayangkan permohonan maaf kepada Yusuf Amin serta DPC PDIP Kota Cilegon. Bahkan DPC PAN Cilegon pun tidak luput melayangkan permohonan maaf secara kelembagaan. “Pak Hasbudin sudah minta maaf didepan publik, itu pun menuruti kemauan PDIP,” katanya. Alawi akan memberikan pendampingan hukum untuk Hasbudin. “Kami tidak akan tinggal diam, akan ada dua orang hukum yang akan melakukan pendampingan untuk Hasbudin,” ucap Alawi.

Sebelumnya diberitakan, Ketua Fraksi PAN DPRD Kota Cilegon Hasbudin, terlibat kericuhan dengan Sekretaris PDI Perjuangan DPRD Kota Cilegon, Yusuf Amin saat hendak berangkat ke Jakarta, untuk melakukan konsultasi ke salah satu kementerian. Atas kejadian tersebut, Yusuf Amin melaporkan kasusnya ke Polres Cilegon. (AH)*


Sekilas Info

Target PAD Kota Cilegon 2019, Pemkot dan DPRD Beda Persepsi

CILEGON, (KB).- Rapat gabungan pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) Kota Cilegon 2019 telah selesai, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *